Eceng Gondok di Situ Bagendit Garut Meluas Nelayan Merugi, Ini Sebabnya

Suara Garut

Minggu, 28 Mei 2023 | 08:32 WIB
Eceng Gondok di Situ Bagendit Garut Meluas Nelayan Merugi, Ini Sebabnya
Hamparan eceng gondok yang menutupi 50 persen permukaan air Situ Bagendit tampak kurang sedap dipandang. (Foto: Suara Garut/Jay)

SUARA GARUT - Eceng gondok (Pontederia Crassipes atau Eichornia Crassipes) adalah salah satu jenis tumbuhan air mengapung. Sejauh ini keberadaannya masih dianggap sebagai tumbuhan penghambat ekosistem air.

Seperti halnya eceng gondok di Situ Bagendit yang berlokasi di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat sudah dari dulu menjadi masalah yang tak terselesaikan hingga kini.

"Keberadaan Eceng Gondok di sini itu merusak ekosistem yang ada di air. Dulu ada cerita, di sini itu untuk menangkap ikan kecil itu mudah karena cakupannya luas. Sekarang  dengan tutupan eceng Gondok yang mencapai 50 persenan jadi susah, nelayan rugi," ungkap Kadis Perikanan dan peternakan Kabupaten Garut, Sopyan Yani, ditemui saat berlangsung kegiatan pembersihan Eceng Gondok, di Situ Bagendit, Jumat, 26 Mei 2023.

Dikatakannya, Situ Bagendit yang melegenda ini merupakan sumber mata pencaharian sebagian warga di sana. Potensi ekonomisnya cukup lumayan.

"Dalam sehari para nelayan di sini  bisa mendapat  sekitar 50 kilogram secara keseluruhan, baik hasil pancingan, tangkapan dan lainnya," katanya.

Lanjutnya, apabila tutupan eceng gondok ini bisa dibersihkan, maka hasil tangkapan ikannya bisa lebih besar. Sebab  jangkauannya juga lebih luas.

Karenanya kata dia, peran serta masyarakat sekitar sangat diperlukan untuk turut berpartisipasi, membersihkan tanaman pengganggu yang perkembangbiakannya sangat cepat itu

Disebutkan Sopyan, ikan dari Situ  Bagendit ini terkenal lebih enak dan gurih dibanding ikan tawar lain. Sehingga harga perkilonya pun lebih mahal.

"Ikan dari sini itu lebih mahal harganya. Kalau ikan lain harganya 30 ribu rupiah, ikan dari sini itu bisa 50 ribu rupiah," katanya.

baca juga

Sesuai tupoksinya, Dinas Perikanan dan Peternakan ini memiliki tugas untuk menyediakan dan meningkatkan populasi perikanan, serta memelihara air yang ada di Bagendit

"Makanya kami setiap tahun itu menanam benih ikan itu sampai 100 ribu ekor setiap tahun. Warga siapapun boleh mengambilnya, asal jangan yang masih kecil," katanya.

Disebutkannya, benih ikan  yang paling banyak ditanam kembali itu jenis nila warna yang cepat tumbuh kembangnya.(*)

Editor: Firman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Memprihatinkan! Begini Kondisi Ekonomi Orang Tua Siswa yang Ijazahnya Ditahan Hingga Hilang di SMAN 6 Garut

Memprihatinkan! Begini Kondisi Ekonomi Orang Tua Siswa yang Ijazahnya Ditahan Hingga Hilang di SMAN 6 Garut

Garut | Sabtu, 27 Mei 2023 | 19:45 WIB

Suguhkan Pemandangan Alam Memukau, 3 Gunung Tertinggi di Garut ini Bisa Jadi Referensi Pendakian

Suguhkan Pemandangan Alam Memukau, 3 Gunung Tertinggi di Garut ini Bisa Jadi Referensi Pendakian

Garut | Sabtu, 27 Mei 2023 | 17:06 WIB

Sempat Dikira Artis Mandarin, Ternyata Wanita Ini Seorang Janda Muda di Pinggiran Desa Cisewu Garut

Sempat Dikira Artis Mandarin, Ternyata Wanita Ini Seorang Janda Muda di Pinggiran Desa Cisewu Garut

Garut | Sabtu, 27 Mei 2023 | 13:27 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×