Eksploitasi Situ Bagendit oleh Disparbud Garut Tapi Normalisasi Beban BBWS, Gak Salah Tuh?

Suara Garut | Suara.com

Minggu, 28 Mei 2023 | 14:37 WIB
Eksploitasi Situ Bagendit oleh Disparbud Garut Tapi Normalisasi Beban BBWS, Gak Salah Tuh?
Kondisi Situ Bagendit saat ini pasca revitalisasi oleh Kementerian PUPR yang dipenuhi eceng gondok. (Foto: Suara Garut/Jay)

SUARA GARUT - Keberadaan Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut semakin dirasakan manfaatnya terutama oleh Pemkab Garut untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Usai revitalisasi, fasilitas wisata di situ yang memiliki sejarah panjang dan melegenda itu oleh pemerintah pusat, kondisinya makin kinclong dan pengunjung pun makin membludak. Diprediksi peningkatan volume pengunjung makin berlipat-lipat.

Namun Pemkab Garut tak berdaya hanya sekedar untuk membersihkan eceng gondok yang kini menutupi 50 persen permukaan air situ yang luasnya 100 hektare lebih itu.

"Jelaslah pengutamaan destinasi wisata Bagendit ini kan air. Jadi jika airnya jelek, airnya tidak ada, ya tidak ada wisata," tandas Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Kadisparbud) Kabupaten Garut, Agus Ismail, ditemui saat pembersihan Eceng Gondok Situ Bagendit Jumat,  27 Mei 2023.

Kadis yang biasa disapa Agis itu meyakinkan, kewenangan normalisasi air Situ Bagendit sepenuhnya berada di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

"Makanya kita dengan BBWS bersepakat untuk menormalisasi airnya, karena memang air itu merupakan kewenangan BBWS. Kita itu hanya punya daerahnya, kita hanya memanfaatkan side effect dari pada keberadaan air ini," katanya.

Ia berharap air situ yang memiliki nilai ekonomis tinggi yang telah lama dimanfaatkan kepentingan dinasnya itu, bersih dari gulma untuk lebih meningkatkan wisatanya.

"Tadi seperti arahan pak Wakil Bupati (Helmi Budiman) kita akan berkoordinasi, berkolaborasi dengan masyarakat, dengan pengusaha. Karena kan nanti ketika ini berjalan, multi efeknya masyarakat juga terangkat ekonominya," katanya.

Lagi lagi pihaknya juga akan mengusulkan adanya pengerukan kepada BBWS agar ketinggian airnya bisa optimal, untuk mendukung berjalannya bisnis wisatanya.

Selain dieksploitasi untuk sektor wisata, Bagendit juga dimanfaatkan untuk pengairan pertanian dan perikanan yang dikelola oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut.

Pertanyaannya, mengapa untuk sekedar mengenyahkan si ganggang air eceng gondok, Pemkab Garut harus membebankan ke BBWS saja? (*)

Editor: Firman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Rekomendasi Cafe Instagramable di Garut, Cocok Jadi Tempat Nongkrong

4 Rekomendasi Cafe Instagramable di Garut, Cocok Jadi Tempat Nongkrong

Your Say | Minggu, 28 Mei 2023 | 11:45 WIB

Eceng Gondok di Situ Bagendit Garut Meluas Nelayan Merugi, Ini Sebabnya

Eceng Gondok di Situ Bagendit Garut Meluas Nelayan Merugi, Ini Sebabnya

| Minggu, 28 Mei 2023 | 08:32 WIB

4 Rekomendasi Wisata Kuliner Legendaris di Bogor, Jadi Favorit Pengunjung

4 Rekomendasi Wisata Kuliner Legendaris di Bogor, Jadi Favorit Pengunjung

Your Say | Minggu, 28 Mei 2023 | 10:50 WIB

Terkini

Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal

Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal

Jatim | Kamis, 16 April 2026 | 22:30 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam

Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 22:07 WIB

Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara

Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara

Banten | Kamis, 16 April 2026 | 22:06 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan

Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!

Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!

Jabar | Kamis, 16 April 2026 | 21:58 WIB

Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik

Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik

Jabar | Kamis, 16 April 2026 | 21:49 WIB

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB