Profil Mh. Rustandi Kartakusuma, Sastrawan Sunda Legendaris yang Sempat Mengajar di Garut, Bagian Pertama

Suara Garut

Jum'at, 02 Juni 2023 | 15:40 WIB
Profil Mh. Rustandi Kartakusuma, Sastrawan Sunda Legendaris yang Sempat Mengajar di Garut, Bagian Pertama
Mumammad Rustandi Kartakusuma atau Mh. Rustandi Kartakusuma. Sastrawan (1921-2008)(Foto : Istimewa.)

SUARA GARUT - Sastrawan sekaligus pengarang Mumammad Rustandi Kartakusuma atau Mh. Rustandi Kartakusuma, adalah seorang  penulis  legendaris tatar Sunda.

Mh. Rustandi Kartakusuma mulai menulis sekitar tahun 1940-an, ia terkenal sebagai penulis esai kesusastraan sejak awal tahun 1960-an hingga 1980-an, dan dikenal pula sebagai sastrawan Sunda dan ahli sastra Sunda. 

Mh. Rustandi Kartakusuma yang akrab disapa Uyus itu lahir di Ciamis, Jawa Barat, tanggal 27 April 1921.

Ia meninggal dunia dalam usia 87 tahun, Jumat 11 April 2008 pukul 06.15 WIB di Panti Jompo Ria Pembangunan, Cibubur, Jakarta.

Ayahandanya bernama Mas Kadarisman, seorang pangrehpraja, dan ibunya bernama Siti Mardiam. 

Dia yang beragama Islam sewaktu berumur dua tahun, dibawa oleh orang tuanya untuk pindah ke Bandung. 

Sejak masih anak-anak, Rustandi kecil bercita-cita ingin menjadi orang pandai. 

Kemudian, pada waktu salah seorang kakaknya menjadi dokter, cita-citanya beralih, yaitu ingin menjadi dokter, kemudian ingin menjadi profesor doktor. 

Pada masa dewasa ia berpendapat bahwa bidang kesusastraan merupakan pilihan hidupnya yang paling tepat. 

baca juga

Hal itu sesuai dengan bakatnya yang mulai kelihatan sewaktu ia belajar di sekolah dasar. Dia selalu mendapat nilai bagus untuk pelajaran mengarang.

Setelah selesai mengenyam pendidikan di HIS tahun 1942, Rustandi melanjutkan pendidikannya ke bagian IPA.

Setelah lulus HIS, ia melanjutkan pendidikan ke sekolah Jepang, Koto Shihan Gakko (Sekolah Tinggi Guru) Bagian A (kesusastraan). 

Karena keadaan darurat di zaman prakemerdekaan RI, sekolah yang seharusnya dijalaninya selama dua hingga tiga tahun, ternyata hanya ditempuhnya dalam waktu delapan bulan saja.

Dengan ijazah sekolah Jepang itu, Rustandi ditugaskan mengajar di Garut. Di kota Garut Ia hanya bisa bertahan selama setahun. 

Akhirnya, pekerjaan sebagai guru ditinggalkannya kemudian berangkatlah ia ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan ke Sekolah Tinggi Islam, yang kelak menjadi IAIN (UIN).

Saat kuliah perjalanan pendakian nya pun tak berjalan mulus akibat situasi  revolusi negara.

Di zaman revolusi itu Rustandi mendapat kepercayaan dari Menteri Penerangan RI, saat itu, Moh. Natsir, untuk memimpin rombongan penerangan yang bertugas menyebarkan gerakan revolusi ke Bali dan Nusa Tenggara Barat. Bersambung (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Calon Jemaah Haji dari Bali Berusia 19 Tahun Sulit Bersosialisasi Dengan Rekan Lansia

Calon Jemaah Haji dari Bali Berusia 19 Tahun Sulit Bersosialisasi Dengan Rekan Lansia

Bali | Jum'at, 02 Juni 2023 | 15:36 WIB

9 Potret di Balik Layar Dr. Romantic 3, Drama Medis yang Meraih Rating Tinggi

9 Potret di Balik Layar Dr. Romantic 3, Drama Medis yang Meraih Rating Tinggi

Entertainment | Jum'at, 02 Juni 2023 | 15:34 WIB

Reino Barack Mirip Maxime Bouttier di Foto Ini, Netizen Julid Curigai Syahrini Sengaja Edit

Reino Barack Mirip Maxime Bouttier di Foto Ini, Netizen Julid Curigai Syahrini Sengaja Edit

Entertainment | Jum'at, 02 Juni 2023 | 15:34 WIB

Terkini

DPR Janjikan RUU Perampasan Aset Rampung Desember, AMPB Mau Bukti Tertulis

DPR Janjikan RUU Perampasan Aset Rampung Desember, AMPB Mau Bukti Tertulis

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Tangani Dampak Gempa NTT, Mendagri Tito Pastikan Layanan Adminduk Hingga Bantuan Presiden Berjalan

Tangani Dampak Gempa NTT, Mendagri Tito Pastikan Layanan Adminduk Hingga Bantuan Presiden Berjalan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Panas! Disindir Dicariin Masyarakat, Kiky Saputri Sebut Barisan Sakit Hati Pilpres

Panas! Disindir Dicariin Masyarakat, Kiky Saputri Sebut Barisan Sakit Hati Pilpres

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Demo di Depan DPR Besok, Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Surat Pemberitahuan yang Masuk

Demo di Depan DPR Besok, Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Surat Pemberitahuan yang Masuk

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:25 WIB

European Leagues Desak Gianni Infantino Mundur dari Presiden FIFA

European Leagues Desak Gianni Infantino Mundur dari Presiden FIFA

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar

Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar

Jabar | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Demi Putranya yang Autisme, Ibu ini Membuat Tato Keyboard di Tangannya

Demi Putranya yang Autisme, Ibu ini Membuat Tato Keyboard di Tangannya

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Teknologi Mengubah Cara Belajar, Guru Kini Jadi Inovator di Era Digital

Teknologi Mengubah Cara Belajar, Guru Kini Jadi Inovator di Era Digital

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Empat Kali Ditangkap! Ini Garis Waktu Kasus Narkoba Revaldo: Penjara Tak Membuat Kapok

Empat Kali Ditangkap! Ini Garis Waktu Kasus Narkoba Revaldo: Penjara Tak Membuat Kapok

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:17 WIB

SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan

SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan

Jogja | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:15 WIB

×