SUARA GARUT - Jumlah pendaftar calon Komisioner Bawaslu Kabupaten Garut menjadi yang terbanyak di Jawa Barat. Bahkan terdapat seorang pendaftar yang usianya hampir mencapai 70 tahun.
Ketua Tim Seleksi (Timsel) calon Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) wilayah IV Jawa Barat, Asep Permadi Gumelar, mengungkapkan jumlah pendaftar calon komisioner Bawaslu Garut mencapai 76 orang.
"Sampai tadi malam (Rabu, 7 Juni) pukul 24.00 batas akhir pendaftaran tercatat 237 pendaftar. Untuk Bawaslu Kabupaten Garut paling banyak, ada 76 pendaftar dan ada pendaftar yang usianya sudah 69 tahun," ungkap Asep yang menjadi Timsel untuk Kabupaten Garut, Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Pangandaran, Kamis 8 Juni 2023.
Ia mengatakan, untuk pendaftar yang masih belum lengkap persyaratannya masih memiliki waktu 2 hari lagi untuk melengkapinya.
Sedangkan untuk pendaftaran ada kemungkinan diperpanjang, sebab Kota Banjar baru ada 17 pendaftar dan Kabupaten Pangandaran 14 pendaftar.
"Nanti akan ada pleno apakah pendaftaran akan diperpanjang atau tidak, sebab batas minimal pendaftar itu 40 orang," jelasnya.
Disebutkannya, untuk perpanjangan pendaftaran akan dilaksanakan selama 2 hari dan keterwakilan perempuan harus 30 persen.
Lanjutnya, usai pendaftaran ditutup akan dilanjut dengan tahapan tes diawali dengan tes CAT (Computer Assisted Test) pada tanggal 21 dan 22 Juni 2023. Dilanjut dengan psikotes dan tes kesehatan, serta pemberkasan lanjutan.
"Setelah melalui serangkaian tes ini dari seluruh pendaftar akan diambil 40 terbaik, selanjutnya diambil 20 terbaik dan kemudian dari 20 diambil 10 terbaik untuk disetorkan ke Timsel provinsi untuk ditentukan yang terbaik sesuai kebutuhan Bawaslu masing-masing daerah," katanya.
Baca Juga: Timnas Indonesia Banyak Masalah, Shin Tae-yong Pasrah Lawan Argentina
Ditambahkan Asep yang juga dosen Universitas Garut itu, untuk penilaian seluruh tahapan tes itu menjadi wewenang Timsel pusat.
"Kita Timsel lokal itu hanya menjumlahkan dari berbagai tahapan, kami itu hanya di bagian wawancara yang dianggap beratnya begitu. Karena setiap Timsel kebagian mewawancara semua pendaftar," pungkasnya. (*)
Editor: Firman