SUARA GARUT - Galih Mawariz baru saja mengakhiri masa jabatannya sebagai Lurah Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Ia menyerahkan tampuk pimpinannya kepada Wahyu Setiawan pada acara serah terima jabatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Garut Kota, Selasa 13 Juni 2023.
"Sampai tahun 2023 sekarang ini untuk Kelurahan Kota Wetan, angka capaian PBB masih paling tinggi,” katanya kepada wartawan usai sertijab.
Galih yang mulai menjabat Lurah Kota Wetan dari tahun 2020, langsung melakukan langkah langkah untuk pencapaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Ia lakukan pendekatan kepada masyarakat disertai sosialisasi dan edukasi pentingnya membayar PBB.
"Alhamdulillah di tahun 2021 saya mendapatkan sertifikat untuk pelunasan PBB dari Badan Pendapatan Daerah yang ditandatangani oleh Pak Bupati," ucap Galih yang kini menjabat sebagai Kabid Pemberdayaan Dinas Sosial Kabupaten Garut.
Langkah sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya bayar PBB menjadikan kesadaran masyarakat Kota Wetan tumbuh dengan baik.
"Kita juga melakukan inovasi-inovasi untuk PBB ini, mudah-mudahan pak Lurah yang selanjutnya bisa meneruskan inovasi-inovasi ini, terutama dalam capaian PBB ini,” katanya.
Karenanya ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh unsur pemerintahan Kota Wetan atas kerja sama dan segala bantuannya selama ia menjabat sebagai Lurah.
Lurah Kota Wetan yang baru dilantik beberapa hari, Wahyu Setiawan, berjanji untuk meneruskan apa yang sudah dirintis dan dikerjakan Galih selama masa kepemimpinannya.
"Tentu saja saya akan coba pertahankan prestasi yang sudah diraih Pak Lurah Galih Dan saya akan lakukan pendekatan kepada masyarakat, karena saya tahu Pak Galih itu begitu dekat dengan masyarakat, sehingga masyarakat panut dengan apa yang harus dikerjakan sebagai kewajibannya," katanya.
Ia katakan akan coba meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dengan menjalin kerja sama dengan para Ketua RT/RW LPM, para kader PKK dan unsur Forkopimcam. (*)
Editor: Firman