SUARA GARUT - Aksi kejar-kejaran antara warga dengan seorang pencuri sepeda motor terjadi di Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut.
Awalnya, pencuri menggondol motor di tempat parkiran sebuah sekolah dasar di wilayah Kecamatan Selaawi Garut saat siang bolong pada Kamis, 15 Juni 2023.
Setelah itu, pencuri tersebut mengemudikan motor hasil curiannya dengan kecepatan tinggi.
Korban yang sadar motornya hilang digondol pencuri, segera menelepon beberapa kerabat dan teman-temannya dan memberi tahu jika pencuri membawa motornya ke arah Jalan Raya Limbangan Garut.
Salah seorang kerabat yang dihubungi bernama Irfan yang merupakan warga Kecamatan Selaawi Garut. Kebetulan Irfan sedang berada di sebuah bengkel yang letaknya tak terlalu jauh dari titik dimana terjadi pencurian sepeda motor tersebut.
Tak berpikir panjang, Irfan menghidupkan sepeda motornya lalu mengejar si pencuri. Jalan terjal dan berbelokn irfan lalui agar bisa mengejar si pencuri yang terlihat memacu sepeda motor curiannya sejauh 100 meter di depannya.
Menurut Irfan, dirinya yakin jika sepeda motor di depannya itu adalah milik saudaranya yang di kabarkan hilang.
"Saya sangat tahu persis jenis, warna dan nomor polisi motor saudara saya itu" ungkapnya.
"Saat saya mengejar pencuri yang mengenakan jaket warna hitam dan memakai helm warna kuning itu, yang ada di pikiran saya, bagai mana caranya bisa menyusul laju sepeda motor si pencuri lalu menangkapnya," tambahnya.
Baca Juga: Sinopsis Film The Big Short, Kisah Nyata Krisis Ekonomi di Tahun 2007
Aksi kejar-kejaran tersebut berlangsung sekitar 30 menit. Jaraknya cukup jauh, mulai dari wilayah Kecamatan Selaawi hingga Kampung Banen Jalan Raya Limbangan, Kecamatan Limbangan Kabupaten Garut.
Tahu ada yang mengejar dan takut tertangkap, pelaku akhirnya meninggalkan begitu saja sepeda motor Yamaha Lexi dengan nomor polisi D 2022 PR yang dicurinya tersebut. Lalu ia kabur bersama temannya dengan sepeda motor yang lain.
Saat melihat sepeda motor ditinggalkan pencuri, Irfan yang dari tadi terus mengejar akhirnya memutuskan menghentikan pengejarannya itu.
"Tidak apa-apa pencurinya tidak bisa saya tangkap, yang penting sepeda motor saudara saya tak jadi milik si maling" paparnya.
Kejadian tersebut menyebar dihampir seluruh grup media sosial khususnya yang ada di Kecamatan Selaawi dan Limbangan. Banyak warga yang memuji kegigihan dan keberanian Irfan ketika mengejar maling tersebut.
Namum ada juga warga dan netizen yang mengatakan aksi kejar-kejaran antara maling dengan warga seperti dalam film action. (*)
Editor: Firman