SUARA GARUT - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, sudah mengembangkan 48 desa wisata.
Kepala Disparbud Garut, Agus Ismail mengatakan, setidaknya ada 200 desa yang mempunyai potensi wisata. Secara konteks mandiri, desa-desa tersebut sudah mulai merintis pengelolaan wisata.
"Untuk saat ini pihaknya sudah mendukung 48 desa di Garut dalam pengembangan wisata tersebut. Semua itu bisa di lakukan dengan adanya kerjasama dengan dinas terkait, yaitu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)," katanya.
Agus menambahkan, yang disebut desa wisata adalah membangun ekosistem masyarakat yang tidak selalu berfokus pada potensi atau destinasi yang ada. Setiap atraksi-atraksi masyarakat, seperti budaya dan seni yang ada di Kabupaten Garut yang jika dikelola dengan baik bisa menjadi potensi wisata.
"Melalui pemerintahan desa khususnya BUMDes, kami coba mendorong masyarakat untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan masyarakat di Garut menjadi destinasi wisata. Karena desa itu berbasis pada kearifan lokal baik potensi alam maupun budaya," paparnya.
Pariwisata di desa bisa lebih maju jika bekerja sama dengan berbagai institusi. Dengan demikian, pihak dinas akan menjembatani desa-desa di Kabupaten Garut yang akan mengembangkan potensi wisatanya.
"Konteks pengembangan desa wisata tak lepas dari beberapa poin penting. Yang pertama sisi atraksi, lalu aksesibilitas, akomodasi, amenitas dan ansileri," ungkap Agus.
Selain itu, dalam desa wisata itu harus memenuhi sapta pesona, yaitu keamanan, ketertiban, keindahan, sejuk dan bisa menciptakan kenangan dan pengalaman baru. (*)
Editor: Firman
Baca Juga: 4 Cara Sehat Konsumsi Snack Kemasan, Baca Kandungan Gizinya!