SUARA GARUT - Kegiatan pelantikan 82 kepala desa (kades) baru di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi sorotan tak terduga ketika salah satu kades baru yang terpilih, yang juga diketahui memiliki paras cantik, pingsan dalam acara tersebut.
Kejadian ini memicu kehebohan dan mengundang perhatian dari seluruh peserta yang hadir.
Sementara itu, Bupati Garut, Rudy Gunawan dalam pidato amanatnya, menyampaikan pentingnya penggunaan dana desa yang amanah oleh para kades yang baru dilantik.
Dia menekankan perlunya integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam mengelola dana desa untuk memajukan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
"Bupati Garut mengingatkan seluruh kepala desa yang baru dilantik agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memastikan dana desa digunakan dengan tepat, sesuai peruntukannya, dan untuk kepentingan masyarakat," ungkap Bupati Kabupaten Garut, Rudy Gunawan.
Dalam pengantar sumpah jabatan, Bupati Garut menyampaikan, bahwa kades yang hari ini dilantik merupakan orang terhormat, orang yang dulunya dianggap sebagai tokoh masyarakat, kini menjadi seorang pemimpin di desanya masing-masing, dan memiliki tanggungjawab yang sama seperti Bupati dan Wakil Bupati Garut, yaitu mewujudkan masyarakat Garut yang tata tentrem kertaraharja.
"Saya ingatkan juga saudara-saudara, bahwa saudara adalah sebagai penanggung jawab umum keuangan desa, yang jumlahnya dari APBD, dari APBD provinsi, dan dari APBN tidak kurang 1.5 miliar rupiah. Nah tentu itu mempunyai konsekuensi logis terhadap hukum," ujar Rudy.
Bupati juga mengingatkan, bahwa Kabupaten Garut masih memiliki beberapa persoalan seperti Indek Pembangunan Manusia (IPM) yang rendah dan juga kemiskinan.
Oleh karena itu, imbuh Rudy, dirinya mengajak kepala desa yang hari ini dilantik untuk meningkatkan IPM dan juga mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Garut.
Baca Juga: Tangisan Iringi Jenazah Ibu Michelle Joan yang Hendak Disalatkan
Rudy memaparkan jika dalam kesempatan ini, 82 kades hasil Pilkades Serentak Tahun 2023 resmi dilantik. (*)