SUARA GARUT - Kepergian Sagita Dewi, seorang wanita berusia 16 tahun, telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan keluarga dan teman-temannya.
Menurut keterangan keluarga, Sagita biasanya bangun pagi-pagi sekali untuk melakukan lari pagi namun sudah sebulan tak kunjung pulang.
Gadis desa asal Cisurupan Garut tersebut sampai sekarang belum diketahui di mana keberadaannya.
Jajang Majid ayah dari Sagita Dewi telah melaporkan kehilangan anaknya ke pihak ke Polres Garut.
Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan dan keadaan Sagita.
Polisi juga telah meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi apapun yang dapat membantu dalam mencari keberadaannya.
Sagita Dewi tercatat warga Kampung Saripulo, Desa/Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Menurut Jajang, anak gadisnya yang bernama Sagita Dewi itu pergi dari rumah dan sempat pamit akan olah raga lari pagi.
Namun hingga saat ini Sagita belum kembali ke rumah hingga membuat khawatir pihak keluarganya.
"Sagita Dewi baru berusia 16 tahun dan ia merupakan siswa kelas 1 sebuah SMA. Ia pamit untuk Lari pagi tapi hingga saat ini belum juga pulang," kata Jajang.
Disebutkannya, anak gadisnya itu hilang sejak sebulan yang lalu, tepatnya Senin, (22/6/2023) lalu.
Saat itu sekitar pukul 04.30 pagi, ia pamit untuk olah raga lari pagi namun tak kunjung kembali mesti pencarian sudah dilakukan.
Disampaikannya, sampai siang hari anaknya itu belum juga pulang. Awalnya pihak keluarga mengira Sagita main dulu ke rumah teman-temannya.
Ternyata setelah ditunggu hingga sore, Sagita masih juga belum pulang. Pihak keluarga pun kemudian berinisiatif untuk melakukan pencarian.
Namun, imbuhnya, meski pencarian sudah dilakukan ke berbagai tempat, termasuk ke luar kota, Sagita belum juga berhasil ditemukan.
Upaya pencarian telah dilakukan dengan mendatangi dan menanyai teman-teman korban, saudara, serta kerabat dan mereka tak satu pun yang melihat atau kedatangan Sagita.
"Sampai hari ini sudah hampir satu bulan anak saya hilang. Kami tak tahu lagi harus mencarinya ke mana lagi", ucapnya.
Akhirnya, tutur Jajang, pihaknya memutuskan untuk melaporkan kasus hilangnya Sagita Dewi ke Mapolres Garut, Senin, 19 Mei 2023. Jajang datang ke Mapolres dengan diantar salah seorang adiknya. (*)