SUARA GARUT - Isu perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett terus menyeruak. Gerak-gerik saat ini, hingga kisah masa lalu keduanya terus disorot publik.
Terlebih dugaan perselingkuhan yang dilakukan Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett ini terbilang lihai, meski akhirnya berujung viral.
Sebelumnya, kemesraan dua insan yang sama-sama telah berkeluarga ini diketahui hanya di layar kaca saja.
Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett kerap dpertemukan dalam program maupun judul FTV yang sama.
Salah satunya momen kebersamaan dalam kemesraan pasangan yang ramai disorot ini saat keduanya main basah-basahan.
Jauh sebelum dugaan perselingkuhan menghampiri Syahnaz dan Rendy Kjaernett, keduanya sempat berada dalam satu judul FTV yang sama serta program yang sama pula.
Salah satunya saat mereka beesua didaulat jadi host dalam program pecinta alam.
Kala itu keduanya berkunjung ke salah satu objek wisata air terjun di kawasan Sulawesi Selatan.
Dalam program tersebut keduanya tampak begitu kompak menjurus mesra.
Baca Juga: 'Cuma Bikin Senang' Panda Nababan Anggap Kedekatan Jokowi dan Prabowo Sekedar Basa Basi
Saat menjelajahi keindahan alam tanah Toraja mereka begitu asyik menikmati main basah-basahan di telaga tersebut.
Namun, kekompakan keduanya di layar kaca itu kini banyak menuai cibiran, karena sekarang keduanya santer diduga memiliki hubungan terlarang.
Seperti diketahui, beberapa hari lalu istri Rendy Kjaernett, yakni Lady Nayoan membongkar dugaan perselingkuhan tersebut.
Mirisnya, kedua selebritis FTV ini disebut-sebut menggunakan aplikasi ojol untuk melakukan komunikasi spesialnya itu.
Tingkah kedua insan beda jenis ini ramai diberitakan, diduga Rendy dan Syahnaz terlihat begitu mesra melalui aplikasi tersebut.
Bahkan, keduanya sudah saling memanggil dengan kata kata bak suami istri.
Tak ayal, keduanya kini harus menghadapi sindiran, cibiran, gunjingan bahkan hujatan dari netizen.
Isu dugaan main serong Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett ini terus membuat kegaduhan, hingga tadi topik panas di jejaring media sosial.(*)
Editor: Farhan