Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Bella

Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
Pengamat sosial politik Okky Madasari dalam podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV. (bidik layar kanal YouTube Forum Keadilan TV)
baca 10 detik
  • Pengamat sosial politik Okky Madasari menyatakan Generasi Z memiliki keberanian lebih besar dibandingkan generasi era Orde Baru.
  • Generasi Z memanfaatkan media digital untuk menyuarakan kritik kreatif sebagai strategi bertahan di tengah ancaman intimidasi.
  • Okky menekankan pentingnya pengorganisasian gerakan secara kolektif agar suara kritis anak muda memiliki dampak yang lebih kuat.

Suara.com - Pengamat sosial politik Okky Madasari menilai generasi muda saat ini, terutama Generasi Z, justru memiliki keberanian yang lebih besar dibanding generasi yang tumbuh pada era Orde Baru. Menurutnya, anggapan bahwa anak muda sekarang apatis dan tidak kritis merupakan tesis yang keliru.

Hal itu disampaikan Okky dalam podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV saat membahas perkembangan kritik publik terhadap pemerintahan dan perubahan pola perlawanan generasi muda.

“Oh, salah. Salah. Itu salah tesis yang sangat salah,” kata Okky.

Ia menjelaskan, generasi yang tumbuh pada masa Orde Baru justru dibentuk dalam situasi penuh kontrol informasi dan ketakutan terhadap negara.

“Justru senior-senior kita, saya, Kang Darmawan (host), itu punya ketakutan. Karena apa? Kita dibentuk, dididik pada zaman Orde Baru. Tidak ada sumber informasi yang terbuka. Sumber informasi kita hanya buku yang kita baca,” ujarnya.

Menurut Okky, situasi berbeda dialami generasi muda hari ini yang tumbuh dengan akses informasi tanpa batas melalui media digital dan media sosial.

“Tapi generasi hari ini, generasi Z yang kemarin ikut demo di mana-mana, kebanyakan mereka lahir dari orang tua-orang tua generasi seperti kita yang mindset-nya sudah berubah,” ucapnya.

Ia bahkan menyebut Generasi Z sebagai kelompok yang tidak mudah takut terhadap kekuasaan.

“Generasi Z ini enggak ada takut-takutnya. Merekalah yang nanti akan menjadi tulang punggung dari perjuangan kita,” katanya.

baca juga

Dalam perbincangan itu, Okky juga menyoroti perubahan bentuk kritik publik yang kini lebih banyak muncul dalam bentuk meme, satire, hingga video berbasis kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, anonimitas dalam kritik digital bukan sekadar bentuk keberanian, melainkan strategi bertahan di tengah situasi yang dianggap represif.

“Bukan sekadar keberanian, tapi bagi saya itu siasat. Strategi,” ujar Okky.

Ia mengatakan publik saat ini menghadapi ketakutan untuk berbicara terbuka karena adanya ancaman kriminalisasi maupun intimidasi.

“Kita bisa tiba-tiba didatangin aparat, kita bisa tiba-tiba disiram air keras, kita bisa tiba-tiba ditersangkakan,” katanya.

Meski demikian, ia melihat keberanian publik belum sepenuhnya hilang. Kritik tetap muncul melalui berbagai bentuk ekspresi kreatif di media sosial.

“Ternyata publik tidak mau bungkam. Ternyata semuanya masih mau untuk terus bersuara, untuk terus dalam bentuk mungkin meledek, dalam bentuk lucu-lucuan. Tapi itu merupakan bukti bahwa ternyata keberanian itu tidak hilang,” tutur Okky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang

KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:00 WIB

Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan

Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi 98 Sudah Mati, Okky Madasari Soroti Kembalinya Militerisme

Reformasi 98 Sudah Mati, Okky Madasari Soroti Kembalinya Militerisme

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:26 WIB

Yang Bertahan dan Binasa Perlahan: 19 Cerita Getir tentang Wajah Indonesia

Yang Bertahan dan Binasa Perlahan: 19 Cerita Getir tentang Wajah Indonesia

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:00 WIB

Kerumunan Terakhir: Mengapa Novel Okky Madasari Ini Ramalan Paling Akurat Tentang Media Sosial Kita?

Kerumunan Terakhir: Mengapa Novel Okky Madasari Ini Ramalan Paling Akurat Tentang Media Sosial Kita?

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:25 WIB

Gen Z dan FOMO Hari Raya: Haruskah Momen Iduladha Juga Diposting?

Gen Z dan FOMO Hari Raya: Haruskah Momen Iduladha Juga Diposting?

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 15:00 WIB

Diusir dari Tanah Sendiri: Luka Kemanusiaan dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari

Diusir dari Tanah Sendiri: Luka Kemanusiaan dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:15 WIB

Puisi sebagai Perlawanan: Membaca Kita Adalah Jelata di Tengah Indonesia yang Gelap

Puisi sebagai Perlawanan: Membaca Kita Adalah Jelata di Tengah Indonesia yang Gelap

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:16 WIB

Review Buku Wawasan Kebangsatan: Negeri yang Dipaksa Baik-baik Saja

Review Buku Wawasan Kebangsatan: Negeri yang Dipaksa Baik-baik Saja

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:25 WIB

Iduladha Era Gen Z: Arti Rela Berkorban di Zaman yang Serba Instan

Iduladha Era Gen Z: Arti Rela Berkorban di Zaman yang Serba Instan

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:15 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×