Dewi Perssik yang kaget mendengar hal tersebut dari sopir yang akan mengakngkut sapinya lantas membagikan ceritanya di medsos.
Namun hal ini sudah diklarifikasi oleh Ketua RT bahwa sebenarnya tidak ada biaya Rp 100 juta tersebut dan dia hanya menyebutkan nominal tersebut karena tidak mau diminta tolong mengangkut sapi untuk dipindahkan.
3. Daging Sapi Qurban Ditolak
Dari penjelasan Ketua RT, dirinya memang mengakui telah mengatakan tidak membutuhkan daging sapi milik Depe karena di masjid tersebut sudah banyak daging.
Hal tersebut akhrinya yang membuat Dewi Perssik meradang dan menganggap sapinya ditolak untuk dibagikan.
4. Mediasi
Kirsuh masalah sapi qurban ini akhirnya menjadi besar dimana Depe yang kesal terus membagikannya di medsos.
Sementara itu pihak Ketua RT yang juga tidak terima akhirnya membuat keluhan hingga terjadi mediasi antara keduanya.
Setelah duduk bersama, kedua pihak masih belum menemui titik terang dan dari video yang beredar di medsos kedua pihak tampak sama-sama tersulut emosi.
Baca Juga: Mediasi Dewi Persik dengan Ketua RT Berujung Cekcok, Hingga Dilantunkan Shalawat Nabi
Bahkan dari video tampak Dewi Perssik sampai ngamuk-ngamuk karena merasa dirinya tidak diterima oleh warga dan Ketua RT padahal punya niat baik untuk membagikan daging qurban.
Sementara Ketua RT juga tidak terima dirinya disebut meminta biaya administrasi padahal maksudnya tidak begitu.
5. Kronologi Pihak Ketua RT
Ketua RT sempat menjelaskan akar masalah yang terjadi adalah ketika sapi qurban Dewi Perssiik dititipkan di masjid setempat dan warga sudah menganggap sapi tersebut aakn disembelih di sana.
Namun tiba-tiba pada malam hari, sapi Dewi Perssik diangkut dan akan disembelih di tempat lain.
Ketua RT lantas terpancing emosi karena bertanya-tanya kenapa sapinya diambil lagi. Di sini akhirnya dia menyebut untuk sapinya diambil saja dan menyebut wargannya sudah banyak daging.