Seorang Korban Longsor di Kawasan Peundeuy-Garut Belum Ditemukan, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian

Suara Garut

Senin, 10 Juli 2023 | 14:48 WIB
Seorang Korban Longsor di Kawasan Peundeuy-Garut Belum Ditemukan, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian
Pelaksanaan operasi SAR pencarian warga yang tertimbun longsor di Kampung Lembur Tengah, RT 03 RW 09, Desa Sukanagara, Kecamatan Peundeuy, Minggu, 9 Juli 2023. (Foto: Dok. BPBD Garut)

SUARA GARUT - Longsor yang melanda kawasan Kampung Lembur Tengah, RT 03 RW 09, Desa Sukanagara, Kecamatan Peundeuy, pada hari Sabtu, 8 Juli 2023 menekan korban jiwa, seorang warga dinyatakan hilang.

Hingga hari ini, korban yang merupakan seorang ibu itu masih belum ditemukan. Korban diduga tertimbun material longsor.

Mwnurut Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Wardi Sudrajat, longsor tersebut berdampak pada rusaknya area pertanian warga.

"Dampak dari bencana longsor tersebut ini menghancurkan area persawahan, kurang lebih 3 hektar sedangkan area persawahan yang terancam kurang lebih 1 hektar," ungkap Wardi.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pencarian, di mana akibat kejadian tersebut diduga terdapat masyarakat yang tertimbun oleh materi longsor.

"Dan kami mengupayakan secara kerja gotong-royong membersihkan berusaha mencari survivor yang memang dinyatakan hilang tapi itu masih diduga," ucngkapnya, Minggu 9 Juli 2023.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono, menyebut, pihaknya bekerja sama dengan unsur potensi SAR, baik dari pemerintah, swasta, ataupun relawan.

Supriono mengatakan, bahwa pihaknya telah menentukan tiga sektor, di mana sektor pertama difokuskan dengan alat eksavator atau beco, sektor kedua melakukan pencarian menggunakan tiga unit alkon, sektor tiga melakukan pencarian oleh masyarakat dengan alat tradisional cangkul dan sekup.

"Nah dari sektor-sektor ini pun nanti kita sudah bagi sesuai dengan kompetensi personil untuk memaksimalkan mungkin melakukan pencarian terhadap korban tersebut," ucapnya.

baca juga

Ia menambahkan, bahwa pihaknya telah menemukan tanda-tanda keberadaan korban, yaitu dengan ditemukannya kerudung dan alat memasak. Maka dari itu, imbuhnya, pihaknya akan mengkonsentrasikan pelaksanaan operasi SAR di area tersebut.

"Hari ini kita didukung oleh kurang lebih 250 personil yang akan melaksanakan operasi SAR, dan kita bagi menjadi 2 shift, shift pagi sampai jam 12 istirahat nanti shift kedua dari jam 13 sampai jam 16.30," katanya.

Terakhir, ia memohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar korban dapat segera ditemukan, serta cuaca dapat mendukung agar pihaknya bisa bekerja semaksimal mungkin dalam melakukan pencarian.

"Mudah-mudahan kita diberikan keselamatan semua tim untuk segera melaksanakan operasi SAR dan berhasil menemukan korban," pungkasnya. (*)

Editor: Firman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Panik! Lakukan 5 Hal Ini Jika Ponsel Hilang

Jangan Panik! Lakukan 5 Hal Ini Jika Ponsel Hilang

Your Say | Senin, 10 Juli 2023 | 13:25 WIB

3 Kecamatan dengan Suhu Udara Paling Dingin di Garut, Urutan Kedua Dijuluki 'Kota Hujan'

3 Kecamatan dengan Suhu Udara Paling Dingin di Garut, Urutan Kedua Dijuluki 'Kota Hujan'

Garut | Senin, 10 Juli 2023 | 09:04 WIB

Mulan Jameela Punya Garis Keturunan Darah Biru, Sempat Tak Disetujui Jadi Penyanyi

Mulan Jameela Punya Garis Keturunan Darah Biru, Sempat Tak Disetujui Jadi Penyanyi

Garut | Senin, 10 Juli 2023 | 08:35 WIB

Terkini

12 Weton Idu Geni Menurut Om Hao, Ucapannya Bisa Jadi Kenyataan!

12 Weton Idu Geni Menurut Om Hao, Ucapannya Bisa Jadi Kenyataan!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:05 WIB

Bebas Produk Tiruan! Beli Masker Wajah Skintific Original di Blibli

Bebas Produk Tiruan! Beli Masker Wajah Skintific Original di Blibli

Sumut | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:02 WIB

Cara Menghitung Weton Pernikahan agar Rumah Tangga Langgeng

Cara Menghitung Weton Pernikahan agar Rumah Tangga Langgeng

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:00 WIB

Korban Tewas KLM Nurul Salsa Bertambah, Dua Jenazah Perempuan Berhasil Diidentifikasi

Korban Tewas KLM Nurul Salsa Bertambah, Dua Jenazah Perempuan Berhasil Diidentifikasi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:42 WIB

Ramai Postingan Kurir "Ngelas", Ternyata Ini Maksud Sebenarnya

Ramai Postingan Kurir "Ngelas", Ternyata Ini Maksud Sebenarnya

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:38 WIB

Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara

Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:35 WIB

Kasus Suap Muara Enim Makin Meluas, KPK Periksa Mantan Pj Bupati hingga Kepala Bappeda

Kasus Suap Muara Enim Makin Meluas, KPK Periksa Mantan Pj Bupati hingga Kepala Bappeda

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:34 WIB

Puncak Harlah PKB ke-28 Jadi Ajang Kumpul Elite Politik, Prabowo dan Gibran Juga Hadir

Puncak Harlah PKB ke-28 Jadi Ajang Kumpul Elite Politik, Prabowo dan Gibran Juga Hadir

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:34 WIB

Bagaimana AI  Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat

Bagaimana AI Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:31 WIB

Curhat ke Sri Sultan, GNB Ungkap Krisis Kepercayaan Publik pada Negara Kian Mengkhawatirkan

Curhat ke Sri Sultan, GNB Ungkap Krisis Kepercayaan Publik pada Negara Kian Mengkhawatirkan

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:31 WIB

×