Suara.com - "Abis NGASPAL, langsung NGELAS", kalimat itu terlihat di salah satu unggahan akun Merapi Uncover dan berhasil menarik perhatian warganet.
Sekilas terdengar seperti candaan. Namun, "ngaspal" yang dimaksud adalah aktivitas sehari-hari kurir yang menghabiskan waktu di jalan untuk mengantarkan paket. Sementara "ngelas" bukan berarti mengelas besi, melainkan masuk kelas mengikuti pelatihan.
Unggahan tersebut berasal dari seorang kurir dengan akun Instagram @rohman_kurir_spx yang membagikan momen saat mengikuti pelatihan di ruang kelas. Setelah diposting oleh Merapi Uncover, unggahan tersebut langsung memancing beragam komentar dari warganet.
Salah satu warganet dengan username @faajar_ae menyoroti bahwa kurir tidak hanya perlu dibekali pengetahuan terkait pekerjaan, tetapi juga kemampuan dalam menghadapi pelanggan.
“Salut sih ada program yang ngajarin kurir bukan cuma soal kerjaan, tp cara ngadepin costumer juga"
Ada pula akun @rcmnhrndi yang menyoroti tantangan kurir dalam menghadapi berbagai karakter orang setiap harinya, yang dinilai membutuhkan kesiapan mental.
“ngadepin orang macem2 tiap hari jelas butuh mental kwat, pelatihan gn mayan bgttt”
Sementara itu, akun @hfizamhrmah berharap kegiatan positif seperti pelatihan tersebut dapat terus dilakukan agar kurir semakin siap menghadapi berbagai kondisi di lapangan.
“Moga makin banyak kegiatan positif kaya gini, biar kurir makin siap ngadepin kondisi dilapangann”
Komentar-komentar tersebut menggambarkan dinamika yang dihadapi para kurir dalam menjalankan pekerjaannya sehari-hari. Berhadapan dengan berbagai karakter pelanggan dan situasi di lapangan membutuhkan kesiapan mental, kemampuan berkomunikasi, serta sikap profesional.
Hal itu semakin relevan mengingat industri logistik terus bertumbuh seiring meningkatnya aktivitas perdagangan digital.
Laporan Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) pada Mei 2026 mencatat jumlah pelaku usaha yang bergabung ke platform e-commerce telah melampaui 4,4 juta unit. Pertumbuhan tersebut ikut mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap layanan logistik dan peran kurir sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan pelanggan.
Di tengah perkembangan tersebut, pembekalan mengenai standar pelayanan, sikap dan perilaku profesional, serta teknik komunikasi menjadi semakin penting. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Kelas Super yang baru-baru ini digelar oleh salah satu pelaku industri logistik, yaitu SPX Express
Direktur Operasional Bisnis SPX Express, Harry Akbar, mengatakan bahwa seiring berkembangnya industri logistik, peran kurir juga semakin penting dalam menghadirkan pengalaman layanan yang baik bagi pelanggan. Karena itu, pengembangan kompetensi kurir menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan.
“Melalui Kelas Super, kami mengembangkan program pelatihan yang sebelumnya berjalan secara daring dengan menghadirkan sesi pembelajaran dalam format daring dan luring," ujarnya saat dikonfirmasi pihak redaksi.