Fakta Menarik tentang Candi Cangkuang: Satu-satunya Candi Hindu di Jawa Barat

Suara Garut

Rabu, 12 Juli 2023 | 06:30 WIB
Fakta Menarik tentang Candi Cangkuang: Satu-satunya Candi Hindu di Jawa Barat
Candi Cangkuang berada di kecamatan Leles kabupaten Garut. (Foto: Tangkapan Layar/Youtube/Reropus)

SUARA GARUT - Candi Cangkuang merupakan kebanggaan Jawa Barat sebagai satu-satunya candi Hindu di kawasan Tanah Sunda. Meskipun hanya ada satu candi di Jawa Barat, banyak orang belum mengetahui keberadaannya. Terletak tidak jauh dari Bandung, hanya diperlukan waktu sekitar dua jam perjalanan untuk mencapai tempat ini.

Dikutip garut.suara.com dari youtube Reropus, Selasa 11 Juli 2023, kabupaten Garut, yang dikenal sebagai Kota Intan, memiliki banyak pesona, salah satunya adalah Candi Cangkuang. 

Candi Hindu ini terletak di tengah danau dan memiliki keunikan tersendiri. Di samping candi Hindu, terdapat makam seorang penyebar agama Islam terkemuka di daerah tersebut, yaitu Mbah Dalem Arif Muhammad.

Menariknya, penemuan Candi Cangkuang didasarkan pada petunjuk dari buku Vorderman yang diterbitkan sekitar tahun 1893. Buku tersebut menyebutkan adanya arca Hindu yang rusak dan sebuah makam pemuka agama Islam bernama Embah Dalem Arif Muhammad. 

"Berdasarkan literatur tersebut, pada tahun 1966 Uka Tjandrasasmita melakukan penelitian di daerah ini," Tutur Umar Juru Pelihara Candi Cangkuang yang juga merupakan warga adat Kampung Pulo.

Umar memaparkan, pada tahun 1972, Uka Tjandrasasmita kembali dengan timnya untuk melakukan pemugaran candi. 

"Batu-batu candi yang ditemukan sebelumnya sebanyak 40% dapat dibentuk kembali berdasarkan garis relief sederhana. Candi Cangkuang memiliki ukuran panjang dan lebar empat setengah meter persegi dan tingginya mencapai 8 setengah meter," Paparnya.

Meskipun belum diketahui secara pasti kerajaan mana yang membangun candi ini, para ahli arkeologi meyakini bahwa Candi Cangkuang merupakan peninggalan Hindu abad ke-8. Candi ini terbuat dari batu khusus untuk upacara keagamaan.

Sementara, nama Cangkuang berasal dari daerah tempat candi tersebut ditemukan. Tanaman Cangkuang yang tumbuh di sekitar candi digunakan oleh masyarakat sebagai bahan baku kerajinan tikar atau bungkus gula aren.(*)

baca juga

Editor: Farhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Memilih Untuk Tidak Memilih, Laku Dayak Indramayu Menghargai Perasaan Orang Lain

Memilih Untuk Tidak Memilih, Laku Dayak Indramayu Menghargai Perasaan Orang Lain

News | Selasa, 11 Juli 2023 | 14:31 WIB

Bahaya Intai Anak-anak yang Berburu 'Om Telolet' di Tepi Jalan Tol Tol Purbaleunyi

Bahaya Intai Anak-anak yang Berburu 'Om Telolet' di Tepi Jalan Tol Tol Purbaleunyi

Jabar | Selasa, 11 Juli 2023 | 10:02 WIB

Shooter Liga Katapel Jawa Barat Ngahiji Raih Hasil Gemilang di FORNAS VII Jawa Barat 2023

Shooter Liga Katapel Jawa Barat Ngahiji Raih Hasil Gemilang di FORNAS VII Jawa Barat 2023

Garut | Minggu, 09 Juli 2023 | 14:13 WIB

Terkini

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

×