Penyebab Warga Sekampung di Garut Punya Utang Fiktif ke PNM, Ada Oknum Curi Data?

Suara Garut

Kamis, 20 Juli 2023 | 21:00 WIB
Penyebab Warga Sekampung di Garut Punya Utang Fiktif ke PNM, Ada Oknum Curi Data?
Dodot Patria Ary, Corporate Secretary PNM memberi keterangan soal kasus warga sekampung di Garut yang punya utang fiktif.

SUARA GARUT - Kabar warga sekampung di Kabupaten Garut yang punya utang fiktif ke Permodalan Nasional Madani (PNM) memang bikin heboh. Banyak yang mempertanyakan penyebabnya.

Warga Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut geger usai ratusan warga tiba-tiba disebut memiliki utang ke PNM.

Padahal selama ini, warga mengklaim tak pernah memiliki utang dan tak merasa meminjam uang kepada PNM.

Dodot Patria Ary, Corporate Secretary PNM, menyebut pihaknya sudah melakukan investigasi internal sejak 11 Juli 2023 untuk mengetahui penyebabnya.

"Yang dapat kami sampaikan, saat ini kami melakukan interview, kemudian termasuk di dalamnya ada pengolahan data. Supaya angka yang muncul katakanlah di masyarakat atau di media itu bisa benar-benar tepat penyelesaiannya," ucap Dodot dalam keterangan resmi, Kamis, 20 Juli 2023. 

Menurutnya, dari verifikasi awal yang dilakukan PNM dan Desa Sukabakti, ada 407 warga yang mengaku menjadi korban utang fiktif tersebut. Namun pihaknya baru bisa mengkonfirmasi 299 warga yang sudah dipastikan memiliki utang fiktif.

"Pengaduan awal itu ada 407, sehingga kita harus periksa lagi satu-satu itu," katanya.

Rata-rata warga Desa Sukabakti tercatat memiliki utang pada PNM sebesar Rp2 juta.

"Secara umum itu bervariatif ya. Tapi kalau paling kecil itu kita di angka Rp2 juta, rata-rata itu di sekitar Rp 2 juta. Jadi kita itu bukan bermain sampai puluhan juta, tidak. Minimal kita di angka Rp 2 juta," ujarnya.

baca juga

Terkait adanya dugaan oknum yang menjadi penyebab kebocoran data warga Desa Sukabakti, Dodot tak menampik. Hanya saja pihaknya masih perlu melakukan investigasi.

"Kami melihat sih memang kalau dari indikasi atau dugaan karena memang sifatnya masif, besar, kalau untuk itu (oknum) bisa kita lihat ada," ucapnya.

"Kami juga terus terang fokus kepada pembenahan terkait dengan prosedur, karena memang ada peran ketua kelompok. Karena Pandemi ini kan karyawan kami, AO, tidak boleh masuk ke desa. Sehingga memang ada peran ketua kelompok yang melakukan atau membantu untuk proses administrasinya," tambahnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengharukan! Momen Para Orang Tua Antar Putra Putrinya Masuk Ponpes di Garut

Mengharukan! Momen Para Orang Tua Antar Putra Putrinya Masuk Ponpes di Garut

Garut | Kamis, 20 Juli 2023 | 19:18 WIB

Ratusan Warga Garut Geger Tiba-tiba Punya Utang, Ini Profil PT PNM

Ratusan Warga Garut Geger Tiba-tiba Punya Utang, Ini Profil PT PNM

News | Kamis, 20 Juli 2023 | 14:03 WIB

Kronologi Warga Sekampung di Garut Kaget Tiba-tiba Punya Utang, Korban 407 Orang

Kronologi Warga Sekampung di Garut Kaget Tiba-tiba Punya Utang, Korban 407 Orang

News | Kamis, 20 Juli 2023 | 13:21 WIB

Terkini

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

×