SUARA GARUT - Tim sepakbola Persigar Garut mulai menjalani latihan untuk persiapan kompetisi Piala Soeratin U 17 yang rencananya digelar mulai bulan depan.
Latihan perdana sambil bersilaturahmi antara jajaran manajemen dengan para pemain itu berlangsung Sabtu pagi di Lapangan Sepakbola Merdeka Kerkhof Jalan Merdeka dengan disaksikan Manajer Tim, H. Dede Salahudin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah, Ketua Askab PSSI Garut, H. Amar, serta perwakilan komunitas pencinta Persigar yang tergabung di Garut Mania (Garman), Satria.
Latihan perdana para pemain muda itu langsung dipimpin oleh pelatih kepala, Muhamad Ridwan, atau lebih dikenal dengan sebutan Abah Iwan Madrid.
Latihan langsung difokuskan pada teknik bertahan dan menyerang. Anak anak nampak serius mengikuti instruksi pelatih yang bagi sebagian besar pemain baru mengenal Abah Iwan.
Usai latihan anak anak menyampaikan rasa puasnya dengan cara melatih Abah Iwan Madrid yang pada Porprov lalu menangani tim Kabupaten Sumedang.
Iwan yang memiliki lisensi kepelatihan C AFC itu, mengatakan, kualitas pemain rata rata bagus dasar bermain bolanya.
"Rata rata dasar bermain bolanya sudah bagus, walaupun banyak yang belum mengerti cara bermain yang benar. Ga apa apa kita akan latih maksimal," katanya.
Sementara itu Manajer Tim Persigar U 17, H. Dede Salahudin, berharap dengan persiapan yang lebih awal ini, para pemainnya akan lebih siap pada saatnya tanding nanti.
"Dengan persiapan lebih awal ini, anak anak diharapkan lebih siap, baik teknik, pisik, maupun mentalnya untuk bertanding," katanya.
Baca Juga: Menpan RB, Umumkan Syarat Jadi CASN 2023, Simak Penjelasanya
Progres anak anak yang direkrut oleh pengurus Persigar terdahulu itu, akan terus dipantau.
"Kita lihat progresnya, apakah nanti akan ada anak y diganti, atau tidak. Karena jumlahnya sekarang masih 30 pemain, yang kita butuhkan paling 23 orang. Nantilah itu urusan para pelatih yang lebih tahu kebutuhannya," katanya.
Kepada para pemain, Anggota DPRD Garut dari Fraksi PKS itu, berpesan agar tidak memikirkan faktor non teknis.
"Kalian fokus saja pada latihan, bagaimana meningkatkan skill dan bermain bagus, jangan memikirkan yang lain lain," katanya.
Kadispora, Ade Hendarsyah juga menyampaikan pesan yang sama kepada para pemain.
"Kalian fokus pada latihan jangan memikirkan anggaran dan lain lain. Bapak ingin kalian menjadi pemain sepakbola profesional berlatihlah yang tekun," ujarnya