Protein penting untuk kesehatan kita, karena membantu membangun serta menjalankan fungsi sel-sel tubuh.
Disamping itu, biji wijen kaya akan metionin dan sistein, dua asam amino yang tidak tersedia pada sebagian besar jenis biji-bijian lainnya.
Asam amino merupakan molekul dasar penyusun protein. Demi maksimalnya perolehan protein dari biji wijen, pilih biji yang telah dikupas dan dipanggang.
3. Menyehatkan Tulang
Beberapa zat gizi yang terkandung dalam biji wijen, seperti kalsium, mangan, magnesium, dan seng, yang diperlukan oleh kesehatan tulang.
Bahkan, zat gizi dalam biji wijen juga berguna mencegah radikal bebas serta sel kanker.
Biji wijen juga mengandung senyawa alami yang disebut oksalat dan fitat, antinutrisi yang mengurangi penyerapan kalsium, mangan, dan magnesium.
Untuk bisa membatasi dampak senyawa ini, cobalah merendam atau memanggang biji wijen.
4. Mengurangi Peradangan
Dalam penelitian The Scientific World Journal (2014) menemukan, konsumsi biji wijen bisa mengurangi peradangan pada pasien penyakit ginjal.
Baca Juga: Angelina Sondakh Bersyukur Aaliyah Massaid Banyak Perubahan, Thariq Halilintar Jawab Hal Tak Terduga
Dalam penelitian tersebut, pasien yang mengonsumsi campuran 18 gram biji rami dengan 6 gram biji wijen serta 6 gram labu setiap hari selama 3 bulan.
Fakta hasil studi menunjukan inflamasi pada ginjal berkurang sebesar 51-79 persen.
Dalam beberapa penelitian pada hewan tentang minyak biji wijen juga menunjukkan manfaat wijen sebagai antiradang.
Dalam biji wijen dan minyaknya yang disebut sesamin menjadi antioksidan kuat dan pelindung saraf, sehingga dapat dapat pengobatan radang.
5. Mengontrol Gula Darah
Diabetic Medicine: a Journal of The British Diabetic Association (2019) menemukan, biji wijen memiliki kandungan rendah karbohidrat, tetapi tinggi protein dan lemak sehat yang bermanfaat untuk mengontrol gula darah.