Kampung Adat Dukuh, Berteguhkan Nilai Adat, Bernafaskan Islam di Pedalaman Garut

Suara Garut

Selasa, 19 September 2023 | 13:30 WIB
Kampung Adat Dukuh, Berteguhkan Nilai Adat, Bernafaskan Islam di Pedalaman Garut
Kampung Adat Dukuh Garut, Kampung Adat di Pedalaman Garut yang kental dengan Agama Islam. ((Kanal YT JMN Channel))

SUARA GARUT - Kabupaten Garut salah satu Kabupaten di Priangan Timur Jawa Barat yang masih menyimpan banyak adat istiadat serta kebudayaan yang kental. Kampung Adat Dukuh merupakan kampung adat yang berada di pedalaman Garut. 

Kampung Adat Dukuh ini berada di antara tiga gunung, yaitu Gunung Batu Cupak, Gunung Dukuh, dan Gunung Batu. Lebih tepatnya berlokasi di Desa Ciroyom, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Sebagian besar penduduk Kampung Adat Dukuh ini berprofesi sebagai petani di sawah dan ladang. Terdapat 170 orang di area Dukuh dalam, dan 70 Kartu Keluarga diwilayah Dukuh luar. 

Rumah-rumah yang berada di Kampung Adat Dukuh ini masih mempertahankan nilai budaya adat lelehur dengan masih menggunakan atap yang terbuat dari serabut alang-alang atau ijuk. Terdapat larangan yang tidak memperbolehkan rumah yang berada dalam kampung adat ini menggunakan tembok atau beton, kaca dan atap dari genteng. 

Rumah-rumah yang berada di Kampung Adat Dukuh Garut ini berjumlahkan 40 rumah saja. Terdapat sebuah balai rakyat yang dijadikan tempat perkumpulan untuk sebuah pertemuan. 

Terdapat juga sebuah rumah untuk yang di khususkan untuk tamu-tamu yang mau melakukan penyepenan atau ritual. Selain itu di Kampung Adat Dukuh ini terdapat sebuah rumah yang cukup besar dari rumah lainnya yaitu rumah juru kunci Kampung Adat Dukuh Dalam. 

Meski berada dalam lingkungan kampung adat di sini juga terdapat sarana beribadah mushola, serta madrasah untuk anak-anak untuk bersekolah serta belajar mengenai agama. 

Masyarakat Kampung Adat Dukuh inj jauh dari kata Modern terlihat dari keseharian serta apa yang dikanakannya pun masih berunsur tradisional. Barang seperti gadget, tv, kompor gas dll tidak masuk ke Kampung Adat Dukuh Garut ini.

Kampung Adat Dukuh Garut ini terkenal dengan Agama Islamnya yang kental karena terdapat sebuah tempat yang dianggap sakral oleh waega sekitar yaitu makam dari lelehur Kampung Adat Dukuh Dalam yakni Syekh Abdul Jalil. 

baca juga

Bagi warga dan masyarakat luar yang ingin berkunjung atau berjiarah ke makam Syekh Abdul Jalil ini harus mendaki kaki Gunung Dukuh karena letak makam yang berada di dalam hutan Gunung Dukuh. (*) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Kolam Air Panas Termurah di Kabupaten Garut, Harga Tiket Sangat Terjangkau

3 Kolam Air Panas Termurah di Kabupaten Garut, Harga Tiket Sangat Terjangkau

Garut | Selasa, 19 September 2023 | 11:00 WIB

SMPN 48 Bandung Juara Futsal Piala Gubernur ke-2 SMKN 2 Garut

SMPN 48 Bandung Juara Futsal Piala Gubernur ke-2 SMKN 2 Garut

Garut | Senin, 18 September 2023 | 21:16 WIB

Kisah Getir Pedagang Cuanki di Garut, dari Sepi Pembeli hingga Ditinggal Pergi Sang Istri

Kisah Getir Pedagang Cuanki di Garut, dari Sepi Pembeli hingga Ditinggal Pergi Sang Istri

Garut | Senin, 18 September 2023 | 06:15 WIB

Terkini

Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?

Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 06:30 WIB

Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!

Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 06:13 WIB

Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah

Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 05:44 WIB

Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir

Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 05:36 WIB

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 05:30 WIB

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Jabar | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:55 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

×