Pada keputusan keduanya ini, Sikazwe bersikukuh untuk tetap mengakhiri pertandingan. Sontak saja putusan ini mendapat protes keras dari pihak Tunisia yang saat itu tertinggal 0-1 dari Mali.
Menariknya dari laporan investigasi pada kasus ini, Sikazwe kemudian divonis idap heat stroke yang menyebabkan melakukan kesalahan penanganan pertandingan.