Selama perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar, salah satu alat transportasi yang diminati para turis ialah unta. Ya, hewan khas Timur Tengah ini menjadi incaran turis untuk mengunjungi sejumlah spot wisata di Qatar.
Salah satu tempat di Qatar yang kerap didatangi turis untuk berjalan-jalan menggunakan unta ialah Mesaie. Di kawasan itu, tiap harinya unta hilir mudik mengantar turis ke spot menarik.
Para unta ini sudah siap untuk mengantar para turis setelah adzan subuh berkumandang. Para pemilik jasa pengantar unta sudah mempersiapkan hewan-hewan tersebut, mulai dari tempat duduk unta dan memberi mereka pakan.
Ali Jaber al-Ali, seorang Arab Badui dari Sudan dan memiliki jasa pengantar unta untuk turis mengaku selama Piala Dunia 2022, ia untung besar.
Namun kata Ali, unta-unta miliknya menderita karena harus bolak balik mengantarkan para turis.
"Alhamdulillah, saya menghasilkan banyak uang. Tetapi beban mereka (unta-unta) itu juga besar," jelas Ali kepada Associated Press seperti dilansir dari Seoul.co.kr
"Para turis ingin semuanya berjalan cepat," tambah Ali.
Sebelum Piala Dunia, jasa mengantar turis dengan unta biasanya mengantar turis sebanyak 5 orang kemudian beristirahat.
Namun di Piala Dunia 2022, unta-unta tersebut bisa menjemput 15-20 orang per hari. "Bahkan terkadang bisa sampai 40 turis,"
Karena mendapat beban kerja yang berat, unta-unta sering memberontak dan menolak untuk mengantar turis. Salah satu turis dari Australia sempat mengatakan bahwa unta tersebut sepertinya disiksa.
"Sepertinya unta-unta itu dianiaya," ucap turis tersebut.