Dari 1976 hingga 2022: Sejarah Pertemuan Belanda kontra Argentina, Gol Dennis Bergkamp Paling Dikenang

suara gol

Minggu, 04 Desember 2022 | 10:38 WIB
Dari 1976 hingga 2022: Sejarah Pertemuan Belanda kontra Argentina, Gol Dennis Bergkamp Paling Dikenang
Gol Dennis Bergkamp ke gawang Argentina di Piala Dunia 1998 (fifa.com)

Kemenangan 2-1 atas Australia di babak 16 besar Piala Dunia 2022 membawa Argentina lolos ke babak perempat final. 

Di babak perempat final, Argentina sudah ditunggu Belanda yang menang 3-1 atas Amerika Serikat.

Sepanjang sejarahnya kedua negara beberapa kali bertemu di Piala Dunia. Pertama kali Belanda dan Argentina berjumpa di Piala Dunia 1974. 

Saat itu kedua negara bertemu di babak kedua Piala Dunia 1974. Era itu Belanda dikenal sebagai tim yang mengusung Total Football. 

Pelatih Rinus Michels dan striker Johan Cruyff jadi aktor utama kehebatan Belanda di periode 70-an. Di babak fase grup pertama Piala Dunia 1974, Belanda jadi tim terkuat. 

Pada fase babak kedua, Belanda jumpa Argentina. Kondisi Argentina saat itu bukan tim favorit, mereka dibilang beruntung bisa lolos ke babak kedua karena hanya melawan Haiti di babak sebelumnya. 

Benar saja, pertemuan Argentina dengan Belanda di Piala Dunia 1974 berakhir dengan skor telah 0-4 untuk kemenangan tim Orange. Johan Cruyff, Ruud Krol dan Johnny Rep menjadi pencetak gol Belanda. 

Belanda terus melaju ke partai final Piala Dunia 1974. Sayang di partai final mereka dibungkam Jerman Barat 1-2. 

Mario Kempes.
Mario Kempes. (sumber:)

Final Piala Dunia 1978

baca juga

Empat tahun kemudian, Argentina kembali bertemu Belanda. Kali ini di partai final Piala Dunia 1978, Argentina jadi tuan rumah. 

Aroma balas dendam begitu kuat dirasakan oleh skuat Argentina. Mario Kempes menjadi andalan tim Tango, sementara tim Orange tak diperkuat Johan Cruyff. 

Laga sengit berlangsung di Stadion Monumental, Buenos Aires. Di babak pertama, Argentina unggul 1-0 lewat gol Mario Kempes menit ke-36. 

Yang menarik pada laga ini, Argentina sempat terlambat masuk ke lapangan saat jeda babak pertama. Namun hal itu tak membuat goyah mental tim Orange. 

Delapan menit sebelum bubaran, Dick Nanninga menyamakan kedudukan. Harapan tim Orange membuncah. 

Namun itu hanya sesaat. Menit perpanjangan waktu, Mario Kempes kembali bobol gawang Belanda. Daniel Bertoni pun menutup pertandingan menjadi 3-1. Argentina meraih gelar pertama Piala Dunia. 

Perempat Final Piala Dunia 1998

20 tahun setelah sakit hati Belanda di final Piala Dunia 1978, tim Orange kembali bertemu Argentina di Prancis 1998. 

Pertandingan ini jadi salah satu momen terciptanya gol indah dari bomber Belanda, Dennis Bergkamp. Baik Argentina dan Belanda saat itu diperkuat pemain-pemain mentereng. 

Di Belanda selain Bergkamp ada Marc Overmars, si kembar, Ronald dan Frank de Boer. Sementara di Argentina ada Gabriel Batistuta, Ariel Ortega hingga Sebastian Veron. 

Laga Belanda kontra Argentina di perempat final Piala Dunia 1998 berlangsung di Stade Vélodrome, Marseille. 

Belanda unggul terlebih dahulu lewat gol Patrick Kluivert menit ke-12. Lima menit kemudian, Claudio Lopez menyamakan kedudukan. 

Saat semua orang berpikir laga akan berakhir di babak ekstra time atau adu penalti, aksi Dennis Bergkamp membuat kagum publik sepak bola dunia. 

Frank de Boer saat itu melepaskan umpan lambung jauh, sekitar jarak 50 yard ke arah area pertahanan Argentina. Bola berhasil didapat Bergkamp. 

Ia mengontrol dengan sangat tenang, berputar dan membuat tarian yang bikin Roberto Ayala terkecoh, lalu melepaskan sepakan terarah yang tak bisa dihalau Carlos Roa. Belanda menang 2-1 atas Argentina. 

Fase grup Piala Dunia 2006

Pada Piala Dunia 2006, Belanda dan Argentina berada di satu grup. Keduanya kemudian bertemu pada 21 Juni 2006. Satu-satunya yang jadi sorotan pada laga kedua tim saat itu hanya pelanggaran yang mencapai 40 kali. 

Semifinal Piala Dunia 2014

Belanda dan Argentina kembali bersua di babak semifinal Piala Dunia 2014. Kedua negara sama-sama favorit juara di 2014. 

Pada babak fase grup, Belanda dan Argentina jadi tim paling kuat dan menjadi juara grup. Argentina saat itu diperkuat Lionel Messi dan Belanda mengandalkan Robin van Persie. 

Keduanya bertemu di Arena Corinthians, Sao Paulo. Di waktu normal dan babak ekstra time, tak ada gol yang tercipta. Laga pun harus dituntaskan lewat drama adu penalti. 

Nahas bagi tim Orange, dari empat eksekutor, dua gagal mencetak angka, mereka adalah Ron Vlaar sebagai penendang pertama dan Wesley Sneijder. Sementara semua algojo Argentina bisa ceploskan bola. 

Argentina melaju ke partai final. Di partai final tim Tango gagal meraih gelar juara setelah dikalahkan Jerman lewat gol Mario Gotze menit ke-113. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mimpi Kandas di Tangan Argentina, Australia Gagal Perbaiki Catatan Pencapaian

Mimpi Kandas di Tangan Argentina, Australia Gagal Perbaiki Catatan Pencapaian

Your Say | Minggu, 04 Desember 2022 | 10:14 WIB

Usia Tak Lagi Muda, tapi 5 Pemain Ini Masih Jadi Andalan di Piala Dunia 2022

Usia Tak Lagi Muda, tapi 5 Pemain Ini Masih Jadi Andalan di Piala Dunia 2022

Your Say | Minggu, 04 Desember 2022 | 09:59 WIB

Berada di Ruang Akhir Hayat, Pele Menolak Mati: Saya Masih Kuat!

Berada di Ruang Akhir Hayat, Pele Menolak Mati: Saya Masih Kuat!

Gol | Minggu, 04 Desember 2022 | 09:58 WIB

Messi Kuntit Mbappe, Ini Daftar Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia 2022

Messi Kuntit Mbappe, Ini Daftar Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia 2022

Bola | Minggu, 04 Desember 2022 | 09:32 WIB

Tak Terima Uruguay Tersingkir, Jose Gimenez Sikut Petinggi FIFA dan Hina Wasit: Kalian Semua Maling!

Tak Terima Uruguay Tersingkir, Jose Gimenez Sikut Petinggi FIFA dan Hina Wasit: Kalian Semua Maling!

Gol | Minggu, 04 Desember 2022 | 09:05 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×