Konsumsi Suplemen Vitamin E Tingkatkan Risiko Kanker Prostat

admin | Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 24 Februari 2014 | 13:31 WIB
Konsumsi Suplemen Vitamin E Tingkatkan Risiko Kanker Prostat
Ilustrasi Vitamin E. (sumber: Visualphotos)

Suara.com - Lelaki yang mengonsumsi suplemen vitamin E dan selenium secara teratur lebih mungkin berisiko terkena kanker prostat hingga dua kali lipat. Namun risiko tersebut juga dipengaruhi oleh jumlah selenium yang sudah ada dalam tubuh mereka.

Demikian hasil penelitian terkini yang dilakukan oleh dr Alan Crystal dari Cancer Prevention Program di Fred Hutchinson Cancer Research Center.

Ia mengatakan, lelaki yang memiliki banyak selenium dalam tubuhnya berisiko dua kali lipat terkena kanker prostat jika mereka masih mengonsumsi suplemen selenium atau vitamin E.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute juga menemukan bahwa mengonsumsi suplemen vitamin E dapat meningkatkan risiko kanker prostat jika tubuh seseorang kekurangan selenium.

Menurut Crystal, cara nyata untuk menghindari risiko tersebut sebenarnya mudah, yaitu dengan tidak mengonsumsi suplemen selenium atau vitamin E secara berlebihan.

"Tidak ada bukti jelas yang menunjukkan manfaat suplementasi vitamin E dan selenium dalam dosis tinggi. Jadi mengapa harus melakukannya? " imbuhnya.

Meski begitu, Crystal menjelaskan bahwa laki-laki masih bisa mengonsumsi multivitamin tersebut secara teratur. Hasil ini ditemukan setelah para peneliti  meminta para peserta untuk mengonsumsi suplemen tersebut secara teratur selama 12 tahun, tetapi dihentikan pada awal 2008 setelah mengetahui bahwa tidak ada manfaat dari suplemen selenium. Terlebih diketahui pula bahwa suplemen tersebut benar-benar meningkatkan risiko kanker prostat.

Kemudian mereka melakukan analisis data pada 3.117 lelaki tanpa kanker prostat, dan 1.739 lelaki yang menderita kanker prostat. Mereka menemukan bahwa jumlah selenium dalam tubuh peserta ternyata mempengaruhi risiko.

Lelaki dengan tingkat rendah selenium dan vitamin E memiliki risiko kanker prostat 63 persen lebih tinggi dan meningkatkan kanker yang agresif hingga 111 persen .

Hasil penelitian ini harus dipertimbangkan jika Anda memiliki kebiasaan mengonsumsi suplemen selenium atau vitamin E setiap hari. Perhatikan juga tingkat selenium dalam tubuh Anda untuk menghindari risiko tersebut. (Health Day News)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurangi Risiko Terkena Kanker Prostat dengan Aktivitas Seks Secara Rutin

Kurangi Risiko Terkena Kanker Prostat dengan Aktivitas Seks Secara Rutin

Health | Selasa, 04 Februari 2014 | 12:08 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB