Sosial Media Bisa Sebabkan Gangguan Makan

Ririn Indriani

Kamis, 20 Maret 2014 | 08:45 WIB
Sosial Media Bisa Sebabkan Gangguan Makan
Ilustrasi menggunakan laptop atau gadget. (sumber: Visualphotos)

Suara.com - Anda terutama perempuan yang senang berlama-lama menjelajahi sosial media seperti Facebook perlu berhati-hati, karena ternyata bisa mempengaruhi kesehatan dan perilaku.

Penelitian terbaru telah menemukan bahwa penggunaan Facebook dapat menyebabkan perempuan berisiko lebih tinggi mengalami gangguan makan.

Sementara meng-upload foto-foto diri sendiri (selfie) telah menjadi tren umum Facebook, fitur seperti "likes" dan "comments" cenderung sering menambah tekanan pada perempuan untuk melihat berbagai respons atau komentar dari teman-temannya.

Kondisi inilah yang membuat mereka betah berlama-lama di depan komputer atau gadget yang menyebabkan gangguan makan. Gangguan makan tersebut ada banyak macamnya, jadi malas makan atau lebih memilih makanan instan (cepat saji) yang nota bene tidak sehat bagi tubuh.

Menurut sebuah studi terbaru, pengguna Facebook yang sering berbagi gambar, foto atau video liburan dan foto selfi, juga berbagi risiko yang lebih besar pada gangguan makan.

Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Pamela K Keel dari Florida State University ini mempelajari 960 perempuan di perguruan tinggi dan menemukan bahwa menghabiskan lebih banyak waktu di Facebook dikaitkan dengan tingkat yang lebih tinggi dari gangguan makan.

Studi ini menemukan bahwa perempuan sangat terpengaruh pada "like" dan komentar pada status updatenya, serta foto untagged diri, dibandingkan posting foto yang dishare untuk teman-temannya.  Jumlah "like" dan "comment"  menurut studi tersebut merupakan tingkat tertinggi dari risiko gangguan makan.

"Facebook menyediakan cara yang menyenangkan untuk tetap terhubung dengan teman-teman, tetapi memberi dampak risiko berupa gangguan makan bagi penggunanya," kata Keel.

Sementara penelitian lain telah mengaitkan media sosial dan gangguan makan, penelitian ini merupakan yang pertama untuk menunjukkan bahwa penggunaan Facebook hanya 20 menit benar-benar berkontribusi terhadap risiko gangguan makan dengan memperkuat kekhawatiran perempuan tentang berat badan dan bentuk tubuhnya, serta bisa meningkatkan kecemasan .

Temuan ini penting karena lebih dari 95 persen perempuan yang berpartisipasi dalam penelitian ini menggunakan Facebook. Mereka melalui akun Facebooknya memeriksa situs tersebut beberapa kali sehari dan biasanya menghabiskan waktu sekitar 20 menit setiap kali mengunjunginya. (Socialdaily)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Perlu Lagi Kenali Wajah Teman Dengan Teknologi Baru Facebook

Tak Perlu Lagi Kenali Wajah Teman Dengan Teknologi Baru Facebook

Tekno | Kamis, 20 Maret 2014 | 07:14 WIB

Menghidupkan Cinta Lama via Facebook

Menghidupkan Cinta Lama via Facebook

Lifestyle | Jum'at, 14 Maret 2014 | 16:57 WIB

"Mood" Anda Bisa Menular via Facebook

"Mood" Anda Bisa Menular via Facebook

Tekno | Kamis, 13 Maret 2014 | 06:03 WIB

Terkini

11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya

11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:43 WIB

Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat

Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya

Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:36 WIB

BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global

BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo

Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla

Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:34 WIB

Pramono Anung Tekankan Sinergi Ulama-Umara demi Jakarta yang Kondusif dan Modern

Pramono Anung Tekankan Sinergi Ulama-Umara demi Jakarta yang Kondusif dan Modern

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:34 WIB

Ulasan Novel Out: Ketika Keputusasaan Membawa pada Pembunuhan

Ulasan Novel Out: Ketika Keputusasaan Membawa pada Pembunuhan

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:30 WIB

BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global

BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Nuzran Joher Dipilih Sebagai Ketua Ombudsman RI Baru, Dasco Ketuk Palu Pengesahan

Nuzran Joher Dipilih Sebagai Ketua Ombudsman RI Baru, Dasco Ketuk Palu Pengesahan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:27 WIB

×