Kebiasaan Buruk yang Bikin Perut Gendut

Esti Utami Suara.Com
Jum'at, 01 Agustus 2014 | 17:45 WIB
Kebiasaan Buruk yang Bikin Perut Gendut
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Suara.com - Tidak peduli apa yang Anda lakukan, diet ketat maupun rajin berolahraga, lingkar perut tak juga berkurang. Perut Anda masih terlihat buncit dan gendut. Jika ini Anda alami, coba tinjau ulang kebiasaan Anda!

Karena ada beberapa kebiasaan tidak sehat yang bisa menyebabkan perut membuncit. Sayangnya, kita umumnya cenderung mengabaikan kebiasaan ini. Jadi mulai saat ini hentikan kebiasaan buruk berikut ini, untuk menjaga ukuran pinggang Anda!

Merokok
Merokok, baik pasif maupun aktif akan menyebabkan perut buncit dan gendut. Untuk menghentikan kebiasaan buruk ini, coba masukkan makanan pahit ke dalam diet Anda. Ini akan membantu mengatasi dorongan untuk merokok.

Kurang bergerak
Bermalas-malasan setelah makan makanan berat, adalah cara yang paling cepat menggelembungkan ukuran perut. Salah satu kebiasaan terburuk yang dapat membuat perut menjadi gendut dan buncit adalah berbaring dan beristirahat setelah makan. Berjalan-jalanlah atau duduk minimal selama satu jam agar tubuh mencerna makanan yang Anda asup, sekaligus menyingkirkan tumpukan lemak di perut.

Makan berlebihan
Pesta adalah kebiasaan buruk lain yang harus Anda hentikan, untuk menjaga ukuran pinggang! Karena saat pesta, orang cenderung mengabaikan jumlah kalori dan porsi makanan yang dikonsumsi. Ini akan membuat perut Anda semakin gendut!

Melewatkan jam makan
Melewatkan jam makan tidak akan membantu meratakan perut Anda. Melewatkan jam makan, justru bisa membuat perut Anda menjadi kembung. Jadi lebih baik makan setiap dua jam dalam proporsi yang lebih kecil, dibanding sejumlah besar makanan dalam waktu yang lebih panjang.

Minuman beralkohol
Minuman beralkohol juga akan dengan cepat menggelembungkan ukuran pinggang. Lebih disarankan mengonsumsi anggur merah, ketimbang minuman keras.

Soda dan pemanis buatan
Minuman bersoda, makanan ringan rendah lemak sebenarnya buruk bagi kesehatan Anda. Pemanis buatan yang dikandung dalam makanan itu memicu produksi gas dan meningkatkan timbunan lemak di sekitar perut.

Tidak mengonsumsi roti
Anggapan roti bisa menyebabkan kegemukan, sama sekali tak betul. Sebaliknya, roti gandum dan sereal gandum sangat baik untuk dikonsumsi. Makanan ini meningkatkan produksi insulin dan secara bertahap mengurangi timbunan lemak di perut . Mengonsumsi jumlah tertentu karbohidrat juga membantu proses pencernaan.

Makanan berlemak
Lemak berlebih memang tak baik untuk kesehatan. Tapi semua orang perlu mengonsumsi lemak, khususnya lemah jenuh, dalam jumlah tertentu agar tubuh tetap fit sekaligus untuk meregenerasi sel tubuh.

Kurang buah dan sayuran
Cukup mengonsumsi buah dan sayuran adalah suatu keharusan! Ketika Anda mengatakan tidak pada sayuran, maka tubuh akan kesulitan mencerna makanan. Jika itu terjadi bersiap-siaplah dengan kemungkinan sembelit yang juga akan membuat perut gendut. (boldsky.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI