Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB
Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?
Seorang nelayan mengumpulkan ikan mati dari waduk di provinsi Dong Nai, Vietnam, Selasa (30/4/2-24). [AFP]

Suara.com - Gelombang panas semakin sering terjadi akibat perubahan iklim. Namun, tingginya angka kematian saat suhu ekstrem tidak hanya disebabkan oleh cuaca. Berbagai penelitian menunjukkan, korban jiwa—terutama di kalangan lanjut usia (lansia)—sering kali mencerminkan lemahnya sistem perlindungan yang disiapkan pemerintah.

Pelajaran itu terlihat saat gelombang panas melanda Kanada pada akhir Juni hingga awal Juli 2021. Dalam waktu sekitar delapan hari, 619 orang meninggal, dan sebagian besar merupakan lansia yang tinggal sendirian. Peristiwa tersebut kemudian memunculkan pertanyaan yang lebih besar: apakah mereka meninggal karena panas ekstrem, atau karena tidak terlindungi ketika bencana itu datang?

Sejumlah kajian menyebut penyebabnya tidak hanya berkaitan dengan suhu yang tinggi. Kegagalan sistem kesehatan menjangkau kelompok rentan, rumah yang tidak dirancang menghadapi panas ekstrem, minimnya kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat, hingga kebijakan publik yang belum adaptif terhadap perubahan iklim ikut memperbesar risiko kematian.

Ancaman tersebut kini semakin nyata. Kanada kembali menghadapi gelombang panas berkepanjangan di sejumlah wilayah, seperti Ontario, Quebec, dan Kanada Atlantik, dengan suhu melampaui 40 derajat Celsius. Kondisi serupa juga terjadi di Eropa. Italia mengeluarkan peringatan kesehatan akibat panas ekstrem, sementara Prancis dan Inggris mencatat suhu hingga 44 derajat Celsius.

Seorang nelayan mengumpulkan ikan mati dari waduk di provinsi Dong Nai, Vietnam, Selasa (30/4/2-24). [AFP]
Seorang nelayan mengumpulkan ikan mati dari waduk di provinsi Dong Nai, Vietnam, Selasa (30/4/2-24). [AFP]

Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor kesehatan. Sekolah ditutup, layanan transportasi terganggu, dan pemerintah di berbagai negara harus meningkatkan perlindungan terhadap kelompok rentan.

Namun, riset yang dipublikasikan The Conversation Canada dan La Conversation menunjukkan bahwa usia bukan satu-satunya faktor yang membuat lansia lebih rentan.

Risiko meningkat ketika lansia tinggal di rumah dengan ventilasi yang buruk atau tanpa pendingin udara, memiliki keterbatasan mobilitas, hidup sendiri tanpa dukungan sosial, serta tidak terhubung dengan layanan kesehatan yang mampu memantau kondisi mereka selama gelombang panas berlangsung.

Artinya, tidak semua lansia menghadapi tingkat risiko yang sama. Faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan tempat tinggal turut menentukan peluang seseorang bertahan ketika suhu ekstrem terjadi.

Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan iklim bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga persoalan tata kelola. Semakin baik sistem perlindungan sosial dan layanan kesehatan, semakin kecil risiko kematian akibat gelombang panas.

baca juga

Melalui National Collaborative on Climate Change and Aging, para peneliti merekomendasikan sejumlah langkah, mulai dari memperbanyak ruang hijau untuk menurunkan suhu lingkungan, menetapkan standar hunian yang lebih tahan terhadap panas, hingga membangun sistem kesehatan yang mampu mengidentifikasi lansia paling berisiko sebelum cuaca ekstrem terjadi.

Penulis: Chairunisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suhu Bumi Terus Naik, Mengapa Para Ahli Menyarankan Kita Tak Bergantung pada AC?

Suhu Bumi Terus Naik, Mengapa Para Ahli Menyarankan Kita Tak Bergantung pada AC?

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:30 WIB

Penelitian UI: Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Picu Food Waste, Apa Dampaknya?

Penelitian UI: Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Picu Food Waste, Apa Dampaknya?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:05 WIB

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:34 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×