Suara.com - Badan Kesehatan Dunia (PBB) mendeklarasikan epidemik Ebola yang melanda sejumlah negara di Afrika sebagai darurat kesehatan internasional.
Wabah tersebut sudah menewaskan hampir 1.000 orang di Afrika. Komite darurat WHO mengungkapkan, wabah tersebut harus mendapat perhatian yang serius dari dunia internasional.
Wabah Ebola yang melanda sejumlah negara di Afrika merupakan yang terbesar dan juga terlama di sepanjang sejarah. WHO juga pernah menetapkan status darurat kesehatan internasional ketika dunia dilanda wabah flu burung pada 2009.
“Penetapan ini merupakan panggilan untuk solidaritas internasional. Negara yang terjangkit wabah ini tidak punya kapasitas untuk menangani epidemic Ebola dengan jumlah yang besar dan kompleks. Saya mendesak komunitas internasional untuk memberikan bantuan,” kata Margaret Chan, kepala WHO.
WHO juga sudah mengumpulkan sejumlah ahli untuk memberikan penilaian terhadap pandemic Ebola yang berkepanjangan tersebut. Wabah Ebola dimulai di Guinea pada Maret lalu dan terus menyebar ke Sierra Leone dan Liberia. Hingga kini belum ada obat yang bisa menyebuhkan virus tersebut.
Angka kematian dalam kasus Ebola mencapai 50 persen. Sejumlah negara juga sudah melarang warga negaranya untuk bepergian ke Afrika Barat. (AP/AFP)