Pengetahuan Masyarakat Indonesia soal Alzheimer Makin Baik

Ardi Mandiri

Rabu, 24 September 2014 | 03:55 WIB
 Pengetahuan Masyarakat Indonesia soal Alzheimer Makin Baik
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Riset terkini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia mulai menyadari akan gejala serta faktor risiko alzheimer, yakni penyakit yang diawali dengan kepikunan.

Juru Bicara General Electric Healthcare untuk regional ASEAN Mirielle Ranade dalam pemaparan hasil penelitian di Jakarta, Selasa, menyebutkan 71 persen penduduk Indonesia ingin mengetahui apakah mereka memiliki gangguan syaraf (neurological disorder).

Penelitian tersebut dilakukan oleh Millward Brown yang diinisiasi oleh GE Healthcare selama Juni 2014 dengan melibatkan 10.000 responden di 10 negara, di antaranya Indonesia, Australian, Brasil, Tiongkok, India, Jepang, Rusia, Korea Selatan, Inggris dan Amerika Serikat.

"Sebagian besar penduduk Indonesia ingin mengetahui apakah mereka memiliki gangguan syaraf, meskipun tidak ada upaya penyembuhan yang bisa dilakukan," katanya.

Dia mengatakan peserta survei di Indonesia kurang mendapatkan informasi terkait tanda-tanda dan gejala dimensia (kepikunan) dibandingkan responden di negara lain.

Mirielle menambahkan mayoritas responden tidak dapat mengindentifikasi gejala umum, termasuk kehilangan ingatan, masalah komunikasi, kepribadian, perubahan suasana hati pelaku dan kehilangan inisiatif yang merupakan indikator terkena dimensia.

Dia menyebutkan hampir 30 persen dari responden bahkan tidak mampu mengindentifikasi satu gejala dimensia.

Penelitian menunjukkan gejala yang paling menonjol dari dimensia, yakni penurunan kemampuan menilai (41 persen), sementara gejala penurunan kemampuan bahasa paling sedikit (20 persen).

"Namun, sebanyak 77 persen ingin mengetahui apakah orang terdekat mereka menderita gangguan syaraf," katanya.

Sementara itu, keingintahuan mengenai gangguan syaraf lebih banyak dari kaum perempuan yang berusia di bawah 40 tahun.

"Hal ini menggambarkan pergeseran persepsi tradisional yang kerap menganggap gangguan otak sebagai sesuatu yang wajar dalam masa penuaan," katanya.

Selain itu, riset menunjukkan lebih dari 70 persen masyarakat Indonesia berkeinginan untuk mengubah gaya hidup untuk menunda dampak penyakit, sementara 66 persen ingin mengetahui diagnosa mereka untuk memulai pengobatan.

Dia menyebutkan sebanyak 87 persen masyarakat Indonesia percaya bahwa akses terhadap diagnosa yang akurat cukup penting, terutama bagi mereka yang memiliki pengalaman dirawat di rumah sakit dan berusia di bawah 40 tahun.

Mirielle menambahkan 70 persen masyarakat Indonesi berkeyakinan bahwa mereka harus memiliki akses untuk melakukan diagnosis dan 71 persen setuju bahwa diagnosis harus dibiayai asuransi kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama, CEO GE Healthcare ASEAN David Utama menambahkan alzheimer merupakan salah satu penyakit yang belum dipahami masyarakat.

"Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mulai sadar akan risiko alzheimer dan mulai berkeinginan untuk mengetahui, gejala, diagnosis serta pilihan pengobatan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Studio Menangis: 3 Alasan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" Sukses Sampaikan Pesan

Satu Studio Menangis: 3 Alasan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" Sukses Sampaikan Pesan

Entertainment | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:56 WIB

Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun

Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 10:40 WIB

Studi Mengungkapkan Bahwa Olahraga di Usia Lanjut Turunkan Risiko Demensia

Studi Mengungkapkan Bahwa Olahraga di Usia Lanjut Turunkan Risiko Demensia

Lifestyle | Minggu, 23 November 2025 | 13:05 WIB

Ulasan Buku Granny Loves to Dance: Saat Nenek Tercinta Terkena Alzheimer

Ulasan Buku Granny Loves to Dance: Saat Nenek Tercinta Terkena Alzheimer

Your Say | Sabtu, 26 Juli 2025 | 15:35 WIB

Cegah Demensia di Usia Senja: Ini Rahasia Menjaga Ketajaman Otak!

Cegah Demensia di Usia Senja: Ini Rahasia Menjaga Ketajaman Otak!

Health | Senin, 30 September 2024 | 17:45 WIB

Awas Tsunami Perak! Cegah Alzheimer dengan Strategi Jitu Ini

Awas Tsunami Perak! Cegah Alzheimer dengan Strategi Jitu Ini

Health | Minggu, 22 September 2024 | 08:40 WIB

Cara Mencegah Demensia Usia Lanjut, Harus Aktif Olahraga?

Cara Mencegah Demensia Usia Lanjut, Harus Aktif Olahraga?

Health | Jum'at, 20 September 2024 | 15:17 WIB

Bahaya! Konsumsi Daging Olahan Tingkatkan Risiko Demensia, Ini Faktanya

Bahaya! Konsumsi Daging Olahan Tingkatkan Risiko Demensia, Ini Faktanya

Health | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 21:05 WIB

Jebakan Ingatan dari Pengidap Alzheimer dalam Catatan Harian Sang Pembunuh

Jebakan Ingatan dari Pengidap Alzheimer dalam Catatan Harian Sang Pembunuh

Your Say | Senin, 29 Januari 2024 | 14:00 WIB

3 Manfaat Mengonsumsi Jamur Kuping, Salah Satunya Mencegah Alzheimer

3 Manfaat Mengonsumsi Jamur Kuping, Salah Satunya Mencegah Alzheimer

Your Say | Rabu, 22 November 2023 | 12:57 WIB

Terkini

Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?

Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:45 WIB

Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar

Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar

Bri | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:43 WIB

Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi

Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:42 WIB

Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan

Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:41 WIB

Apa Perbedaan HUT dan Dirgahayu? Ini Cara Penggunaan yang Tepat

Apa Perbedaan HUT dan Dirgahayu? Ini Cara Penggunaan yang Tepat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:40 WIB

3 Parfum Zara Wanita Paling Laris, dari Aroma Floral hingga Sentuhan Manis yang Feminin

3 Parfum Zara Wanita Paling Laris, dari Aroma Floral hingga Sentuhan Manis yang Feminin

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:34 WIB

JetZ Gandeng Hearts2Hearts Jadi Korean Brand Ambassador Pertama, Ajak Gen Z Lebih Percaya Diri

JetZ Gandeng Hearts2Hearts Jadi Korean Brand Ambassador Pertama, Ajak Gen Z Lebih Percaya Diri

Entertainment | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29 WIB

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bungkam Ditanya Soal Kematian Sutrimo

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bungkam Ditanya Soal Kematian Sutrimo

Video | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29 WIB

Biar Nggak Bingung, Intip Perbedaan Harga dan Fitur Mitsubishi Destinator GLS hingga Ultimate

Biar Nggak Bingung, Intip Perbedaan Harga dan Fitur Mitsubishi Destinator GLS hingga Ultimate

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:28 WIB

Kenapa Arab Saudi Akhirnya Terlibat Perang di Timur Tengah?

Kenapa Arab Saudi Akhirnya Terlibat Perang di Timur Tengah?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:26 WIB

×