WHO: Penyebaran Ebola Sudah Kritis

Esti Utami | Suara.com

Rabu, 15 Oktober 2014 | 10:12 WIB
WHO: Penyebaran Ebola Sudah Kritis
Petugas membungkus pasien ebola yang dikira telah tewas. (Youtube)

Suara.com - Badan kesehatan dunia (WHO) menyatakan wabah ebola harus dikontrol dalam waktu 60 hari, atau dunia akan menghadapi situasi yang "belum pernah terjadi sebelumnya".

Peringatan ini dikeluarkan karena penyebaran penyakit mematikan ini berlangsung lebih cepat dari upaya pencegahan yang dilakukan.  Sejak merebak pada April lalu, dilaporkan tercatat lebih dari 9.000 kasus ebola di Afrika Barat, 4.447 diantaranya berakhir dengan kematian.

"WHO menyarankan dalam waktu 60 hari kita harus memastikan 70 persen orang yang terinfeksi berada dalam fasilitas perawatan dan 70 persen korban meningal dikuburkan tanpa menyebabkan infeksi lebih lanjut," kata Anthony Banbury, wakil koordinator ebola PBB.

Dunia, lanjutnya, perlu melakukan itu dalam waktu 60 hari dari 1 Oktober. Jika target ini tercapai maka epidemi yang lebih luas bisa dicegah.  Tapi Banbury mengakui target itu sulit dicapai, karena kasus baru terus bermunculan.  Tetapi langkah cepat harus segera diambil.

"Lebih baik kita menghentikan ebola sekarang atau kita menghadapi situasi yang sama sekali belum pernah kita hadapi," tegasnya.

Empat langkah.
Misi darurat PBB mengikuti rencana empat langkah untuk melawan ebola, yakni mengidentifikasi, dan melacak kontak; menangani kasus; memastikan penguburan aman dan memberikan orang dengan informasi untuk melindungi diri.

"Jika kita gagal di salah satu, kita gagal sepenuhnya," Banbury mengingatkan.

Sebelumnya WHO telah mengingatkan kemungkinan ada 10.000 kasus baru ebola per minggu dalam waktu dua bulan ke depan.  Asisten direktur jenderal WHO, Bruce Aylward mengatakan kasus kematian akibat Ebola juga meningkat menjadi 70 persen dari semula sekitar 50 persen.

"Kami mengantisipasi jumlah kasus yang terjadi per minggu pada saat itu berada di suatu tempat antara 5.000 dan 10.000 per minggu. Ini bisa lebih tinggi, bisa lebih rendah," Bruce memperkirakan kondisi dua bulan ke depan.

Ia menyebutkan sekitar 95 persen kasus yang terjadi di wilayah terbatas seperti di Liberia, Sierra Leone dan Guinea yang dipengaruhi bulan lalu.

Dr Aylward mengatakan "terlalu dini untuk mengatakan" apakah ini berarti bahwa epidemi itu melambat. Namun menurutnya ada tanda-tanda positif melemahnya tingkat kasus baru di Liberia utara dan Guinea, mungkin karena perubahan perilaku warga setempat.

Namun dia mengingatkan agar semua pihak tidak lengah. "Ini adalah ebola, ini adalah mengerikan, penyakit tak kenal ampun - Anda harus sampai ke nol," ujarnya.

Dengan sedikit perubahan perilaku, ujarnya, dan dengan manajemen yang baik, maka penyebaran epidemi ini bisa melambat dengan  cepat. (news.yahoo.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mark Zuckerberg Sumbang 'Sedikit' Uang untuk Memerangi Ebola

Mark Zuckerberg Sumbang 'Sedikit' Uang untuk Memerangi Ebola

Tekno | Rabu, 15 Oktober 2014 | 07:10 WIB

Cerita Unik Penemuan Nama Virus Ebola

Cerita Unik Penemuan Nama Virus Ebola

Health | Minggu, 12 Oktober 2014 | 09:52 WIB

Tinggal Masalah Waktu bagi Ebola Hancurkan Populasi Dunia

Tinggal Masalah Waktu bagi Ebola Hancurkan Populasi Dunia

Health | Sabtu, 11 Oktober 2014 | 23:43 WIB

Terkini

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB