Jangan Makan Kale Mentah Berlebihan

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Minggu, 09 November 2014 | 13:54 WIB
Jangan Makan Kale Mentah Berlebihan
Ilustrasi kale. (Shutterstock)

Suara.com - Kale merupakan salah satu sayuran berdaun hijau yang sebenarnya masih 'bersaudara' dengan kubis liar. Meski warnanya hijau, ternyata kale adalah sayur dengan vitamin C yang lebih tinggi daripada buah jeruk.

Ketika dikukus, kale dapat bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Selain itu kale juga mengandung antioksidan, kardiovaskular, anti-inflamasi dan bisa mencegah kanker. Tentunya jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Jennifer Berman, seorang jurnalis The New York Times, pernah menulis bagaimana cara diet sehat dengan mengonsumsi kale mentah. Ia menuliskan bahwa cara konsumsi seperti itu dapat menyebabkan penyakit hipotiroidisme.

Pada kondisi ini kelenjar tiroid tidak mampu menghasilkan hormon tertentu yang menghambat metabolisme, nyeri sendi, infertilitas, dan penyakit jantung. Meskipun kondisi ini umumnya terjadi pada perempuan berusia 60 tahun ke atas, ternyata juga bisa dialami oleh perempuan muda yang sehat karena sifat goitrogenik dari sayuran.

Memasak Kale bagaimanapun caranya, tidak akan bisa menghilangan sifat goitrogenik yang terkandung di dalamnya. Kita hanya bisa menguranginya.

Deirdre Orceyre, seorang dokter naturopati di George Washington University Medical Centre, mengatakan kepada The Washington Post bahwa Kale yang mengandung senyawa tiroid dapat membuat pencernaan terganggu atau menjadi keras. Ia merekomendasikan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi sayuran dalam keadaan mentah (cukup sehari atau dua hari dalam seminggu), tapi Anda bisa memakan Kale dalam jumlah banyak jika telah dimasak.

Marissa Puelo seorang ahli diet berlisensi dari Medical Daily juga mengatakan bahwa memakan sayur Kale yang telah dimasak juga memiliki kerugian. Kale akan menjadi kehitam-hitaman yang mengakibatkan vitamin kale berkurang.

Ia merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi apapun dalam jumlah berlebihan, termasuk makanan yang sehat seperti kale. Hanya memakan sayuran untuk mencukupi asupan tubuh dapat membahayakan keadaan Anda, jadi makan secukupnya saja ya! (Medical Daily)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Penting untuk Makan Lebih Banyak Sayuran (2)

Alasan Penting untuk Makan Lebih Banyak Sayuran (2)

Health | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 07:00 WIB

Alasan Penting untuk Makan Lebih Banyak Sayuran (1)

Alasan Penting untuk Makan Lebih Banyak Sayuran (1)

Health | Kamis, 28 Agustus 2014 | 10:30 WIB

Makan Buah dan Sayur Saja Tak Cukup untuk Turunkan Berat Badan

Makan Buah dan Sayur Saja Tak Cukup untuk Turunkan Berat Badan

Health | Jum'at, 27 Juni 2014 | 19:34 WIB

Tips Mengatasi Anak Tak Suka Makan Sayur

Tips Mengatasi Anak Tak Suka Makan Sayur

Lifestyle | Selasa, 25 Februari 2014 | 16:31 WIB

Terkini

Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 07:17 WIB

Harga Pertamax Green 95 Sebesar Rp2.550 Mulai 2 September 2026 Tembus Rp19.150 per Liter

Harga Pertamax Green 95 Sebesar Rp2.550 Mulai 2 September 2026 Tembus Rp19.150 per Liter

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:15 WIB

Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global

Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:14 WIB

Cara Mencegah Freckles Bertambah Banyak dan Makin Gelap, Jangan Abaikan Sinar Matahari

Cara Mencegah Freckles Bertambah Banyak dan Makin Gelap, Jangan Abaikan Sinar Matahari

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 07:10 WIB

293 Santri di Sidoarjo Keracunan MBG, 8 Orang Kondisi Berat

293 Santri di Sidoarjo Keracunan MBG, 8 Orang Kondisi Berat

Jatim | Rabu, 02 September 2026 | 07:09 WIB

Ulasan Buku Penghancuran Buku: Saat Buku Dibakar & Ingatan Dihapus

Ulasan Buku Penghancuran Buku: Saat Buku Dibakar & Ingatan Dihapus

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 07:05 WIB

Diduga Hendak Curi Kabel, Pria Tanpa Identitas Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran

Diduga Hendak Curi Kabel, Pria Tanpa Identitas Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran

News | Rabu, 02 September 2026 | 06:58 WIB

Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah

Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah

News | Rabu, 02 September 2026 | 06:47 WIB

Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon

Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:30 WIB

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:05 WIB

×