Peneliti Jamu Ini Diberi Gelar Profesor

Tomi Tresnady | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 25 November 2014 | 02:07 WIB
Peneliti Jamu Ini Diberi Gelar Profesor
Profesor Lestari Handayani [Suara.com/Firsta]

Jamu merupakan obat tradisional Indonesia yang telah dikenal sejak ratusan tahun yang lalu. Jamu sebagai warisan budaya sering dijajakan oleh para penjual jamu gendong baik di pedesaan hingga di perkotaan. Tak hanya itu, jamu juga merupakan salah satu sediaan farmasi yang dapat digunakan untuk mewujudkan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Profesor Dr. dr. Lestari Handayani, M. Med yang resmi dikukuhkan oleh Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnain sebagai Profesor Riset ke-11 Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Dalam orasi ilmiahnya, Lestari mengangkat topik "Budaya Minum Jamu Dalam Mendukung Pelayanan Kesehatan di Indonesia". Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 ditemukan sekitar 30,4% penduduk Indonesia memanfaatkan kesehatan tradisional, 49% diantaranya menggunakan ramuan jamu.

"Hampir semua yang mengonsumsi jamu menyatakan bahwa jamu bermanfaat bagi kesehatan. Kemenkes juga telah menetapkan kebijakan dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 30/2010 tentang saintifikasi jamu dalam penelitian berbasis pelayanan kesehatan," kata Lestari dalam orasinya yang berlangsung di Ruang J. Leimena Lantai 2 Gedung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Senin, (24/11/2014).

Dengan saintifikasi tersebut, mitos jamu yang berkhasiat untuk kesehatan organ tertentu dapat diuji secara klinis untuk mendapatkan landasan ilmiah (evidence based) sehingga mitos tersebut bisa dibuktikan.

Turut hadir pula Menteri Kesehatan, Nila F. Moeloek beserta jajaran pejabat Kemenkes RI dalam pengukuhan gelar profesor untuk Lestari. Menkes Nila dalam sambutannya mengatakan bahwa Lestari adalah putri terbaik yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan RI. Profesor riset sendiri merupakan jabatan tertinggi dalam karir peneliti yang dikukuhkan oleh LIPI. Hingga kini jumlah profesor riset yang dimiliki Kepala Badan Litbang Kesehatan (Balitbangkes) berjumlah 5 orang.

"Dengan rekam jejak yang dimiliki saudara Lestari saya sangat bangga beliau bisa resmi dikukuhkan sebagai Profesor Riset, terlebih bahasannya mengenai jamu yang identik dengan budaya Indonesia. Semoga masih banyak lagi peneliti yang dapat membuat suatu penelitian yang berguna bagi masyarakat," kata Nila.

Menkes Nila juga menambahkan bahwa Kemenkes sendiri telah menerapkan jamu sebagai minuman wajib untuk para pegawainya.

"Jamu merupakan warisan budaya Nusantara yang maknanya tidak hanya terletak pada bentuk ramuannya, melainkan juga falsafah yang ada di balik ramuan tersebut dan aspek spiritual yang sering menyertainya. Oleh karena itu kami di lingkungan Kemenkes sudah menjadikan jamu sebagai budaya untuk menjaga kesehatan," lanjut Nila.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punya Nilai Jual, Masyarakat di Sukabumi Diajak Ikuti Pelatihan Produksi Jamu Tradisional

Punya Nilai Jual, Masyarakat di Sukabumi Diajak Ikuti Pelatihan Produksi Jamu Tradisional

Bisnis | Senin, 28 Agustus 2023 | 06:25 WIB

Punya Nilai Ekonomi dan Kesehatan, Emak-emak Diberi Pelatihan Pembuatan Jamu Tradisional di Pekanbaru

Punya Nilai Ekonomi dan Kesehatan, Emak-emak Diberi Pelatihan Pembuatan Jamu Tradisional di Pekanbaru

Bisnis | Kamis, 24 Agustus 2023 | 06:54 WIB

Pemasukan Tambahan, Emak-emak di Sumut Diajarkan Cara Membuat Jamu Tradisional

Pemasukan Tambahan, Emak-emak di Sumut Diajarkan Cara Membuat Jamu Tradisional

Bisnis | Senin, 17 Juli 2023 | 07:59 WIB

Icip Nikmatnya Jamu Tradisional dari Desa Wisata Jamu Kiringan Bantul

Icip Nikmatnya Jamu Tradisional dari Desa Wisata Jamu Kiringan Bantul

Bisnis | Minggu, 18 Juni 2023 | 23:16 WIB

Waspada! LPPOM MUI Ungkap Tidak Semua Jamu Halal, Ada Juga Loh Jamu Haram: Ini 3 Jenisnya

Waspada! LPPOM MUI Ungkap Tidak Semua Jamu Halal, Ada Juga Loh Jamu Haram: Ini 3 Jenisnya

Lifestyle | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 14:21 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB