Awas! Ganja Bisa Mengubah Struktur Otak

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 26 November 2014 | 11:41 WIB
Awas! Ganja Bisa Mengubah Struktur Otak
Ilustrasi ganja. (Shutterstock)

Suara.com - Penggunaan ganja dalam dosis tertentu memang berperan di dunia kesehatan.

Namun, penelitian baru-baru ini menyebutkan bahwa menggunakan ganja setiap hari selama empat tahun atau lebih berturut-turut akan berpengaruh pada perubahan struktur dalam otak.

Dalam studi tersebut, peneliti menggunakan magnetic resonance imaging (MRI) untuk membandingkan kondisi otak pada otak 48 orang dewasa yang merupakan pecandu ganja dengan tingkat pemakaian tiga kali sehari.

Setelah itu peneliti akan membandingkannya dengan otak 62 orang yang tidak menggunakan ganja.

Para peneliti menemukan bahwa para perokok ganja selama empat tahun memiliki volume otak yang lebih kecil terutama pada bagian korteks orbitifrontal, yang sering dikaitkan dengan kecanduan.

Hebatnya, penggunaan ganja juga menunjukan konektivitas yang lebih baik antara bagian-bagian lain dari otak, dibandingkan dengan yang tidak menggunakan. Namun, peningkatan konektivitas ini hanya pada awal-awal pemakaian.

Jika sudah kecanduan dalam jangka waktu lama sekitar enam sampai 10 tahun, pecandu ganja akan mengalami kerusakan pada struktur otak.

Perbedaan otak yang menggunakan ganja mungkin ada hubungannya dengan THC (tetrahydrocannabinol) yang merupakan bahan kimia psikoaktif utama dalam ganja. THC dapat mempengaruhi reseptor cannabinoid di otak, yang berfungsi mengatur fungsi makan, memori dan suasana hati.

"Kami menemukan bahwa tidak hanya perubahan dalam struktur, tetapi ada juga kecenderungan perubahan pada konektivitas pada otak", kata penulis Francesca Filbey, seorang profesor di School of Behavioral and Brain Sciences di University of Texas di Dallas.

Meningkatnya konektivitas otak, lanjut dia, akibat hilangnya volume materi abu-abu di daerah itu. Tak hanya itu para pemuda yang sudah kecanduan ganja di saat remaja akan berpengaruh pada pendidikannya.

Otak akan sulit menerima informasi berupa pelajaran sehingga cenderung terbelakang di bidang pendidikan dibanding teman seusianya yang tidak mengonsumsi ganja. (Foxnews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Ganja Tidak Pengaruhi IQ Remaja

Studi: Ganja Tidak Pengaruhi IQ Remaja

Health | Jum'at, 24 Oktober 2014 | 01:54 WIB

Wah, Domba-domba Ini Melalap Ganja Senilai Puluhan Juta Rupiah

Wah, Domba-domba Ini Melalap Ganja Senilai Puluhan Juta Rupiah

News | Sabtu, 18 Oktober 2014 | 19:16 WIB

Cokelat Ini Mengandung Ganja Loh

Cokelat Ini Mengandung Ganja Loh

Lifestyle | Senin, 29 September 2014 | 18:41 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×