Minuman Ringan Sebabkan Kerusakan Ginjal, Benarkah?

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 27 Februari 2015 | 20:16 WIB
Minuman Ringan Sebabkan Kerusakan Ginjal, Benarkah?
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Minuman ringan kini banyak jenisnya, mulai dari minuman teh dalam kemasan, isotonik, sari buah hingga minuman berkarbonasi atau bersoda.

Tren yang terus bergeser pun, menjadikan konsumsi minuman ringan tersebut menjadi salah satu gaya hidup. Seringkali konsumsi minuman ringan tersebut dikaitkan dengan faktor risiko timbulnya berbagai penyakit, salah satunya kerusakan ginjal. Lantas, seberapa benar asumsi ini?

Menurut dr. Ginova Nainggolan, SpPD-KGH dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), tidak ada korelasi langsung bahwa peningkatan risiko penyakit ginjal diakibatkan oleh satu faktor tunggal seperti mengonsumsi minuman ringan berpemanis atau bersoda. Ia mengatakan bahwa gaya hidup yang minim aktivitas disertai dengan pola makan tak seimbang yang justru berperan penting dalam meningkatkan risiko penyakit ginjal.

"Penurunan fungsi ginjal sebabnya itu luas dan multi faktor," ujarnya di acara diskusi media bersama Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM) di Jakarta, Kamis (26/2/2015).

Selama diikuti dengan gaya hidup seimbang, lanjut Ginova, minum minuman bersoda atau berpemanis tidak langsung merusak fungsi ginjal. Menurutnya, salah satu faktor pendorongnya justru dari kondisi hipertensi dan diabetes.

Sementara itu ahli gizi, dr. Elvina Karyadi, MSc, PhD, SpGK, menyatakan bahwa minuman ringan berpemanis atau bersoda tidak akan menimbulkan penyakit sindrom metabolik seperti diabetes dan ginjal jika dikonsumsi tidak berlebihan disertai dengan gaya hidup sehat.

"Semua minuman itu sebenarnya tergantung berapa banyak yang dikonsumsi. Bukan minumannya yang salah. Kalau berlebihan ya tentu menjadi tidak baik. Oleh karena itu yang terpenting adalah melakukan pedoman gizi seimbang disertai dengan aktivitas fisik secara rutin," imbuhnya.

Pendapat Elvina ini didukung oleh hasil kajian US National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Desease yang menyebutkan bahwa risiko penyakit ginjal kronis utamanya disebabkan oleh penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, dan riwayat keluarga yang mengidap gagal ginjal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minuman Soda Sebabkan Haid Lebih Banyak?

Minuman Soda Sebabkan Haid Lebih Banyak?

Health | Rabu, 25 Februari 2015 | 15:43 WIB

Minum Soda Terlalu Sering Bisa Picu Kanker

Minum Soda Terlalu Sering Bisa Picu Kanker

Health | Sabtu, 21 Februari 2015 | 07:47 WIB

Ini Alasan Minuman Soda Buruk Bagi Kesehatan

Ini Alasan Minuman Soda Buruk Bagi Kesehatan

Health | Minggu, 08 Februari 2015 | 14:45 WIB

Bahaya Mengintip dari Minuman Ringan

Bahaya Mengintip dari Minuman Ringan

Health | Kamis, 07 Agustus 2014 | 16:04 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB