Burung Ini Diduga Penyebab Flu Burung Dua Warga Tangerang

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 27 Maret 2015 | 16:26 WIB
Burung Ini Diduga Penyebab Flu Burung Dua Warga Tangerang
Ilustrasi burung hantu. (Shutterstock)

Suara.com - Meninggalnya dua warga Kecamatan Cipondoh, Tangerang, Banten, Jawa Barat, akibat virus flu burung H5N1 diduga berasal dari burung hantu peliharaan.

Menurut laporan sementara yang diterima Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2ML) Kementerian Kesehatan, dr Sigit Priohutomo, lelaki berusia 40 berinisal T yang meninggal, sebelumnya mengunjungi kerabat di daerah Bogor yang memiliki burung hantu peliharaan pada 7 Maret 2015.

"Keluarga ini tanggal 7 Maret 2015 berkunjung ke rumah kerabat di daerah Bogor yang punya burung hantu peliharaan. Lalu pada tanggal 8 Maret (keesokan harinya) burung hantu ini mati mendadak," ujarnya saat ditemui di sebuah acara di Jakarta, Jumat (27/3/2015).

Meski demikian, Sigit belum bisa memastikan apakah meninggalnya pasien T yang kemudian disusul anaknya berinisial Mi, disebabkan oleh virus flu burung yang dibawa oleh burung hantu tersebut. Namun, sebelum meninggal kedua pasien ini mengidap gejala demam tinggi hingga harus dibawa ke rumah sakit.

"Kalau ayahnya inisial T, mulai sakit tanggal 12 Maret 2015 lalu dirawat di rumah sakit Tangerang. Tanggal 24 Maret pasien T meninggal, lalu anaknya yang dirujuk ke RS Persahabatan pada 26 Maret juga akhirnya meninggal pukul 4 pagi," lanjutnya.

Dikatakan sebelumnya oleh HM Subuh, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kemenkes, bahwa tim dari Kementerian Kesehatan yang terdiri dari Dirjen P2PL, Balitbangkes, dan Dinas Kesehatan kota Tanggerang tengah melakukan penyelidikan epidimiologi dan investigasi di tiga tempat, antara lain tempat tinggal korban, rumah sakit, dan lingkungan sekitarnya.

"Yang kita lakukan pertama adalah konfirmasi terhadap riwayat penyakitnya, jadi kita ikuti dari awal demam itu kita lakukan wawancara dengan pihak keluarga," ujarnya.

Subuh mengimbau masyarakat tak perlu resah. Ia menyarankan agar masyarakat menghindari kontak langsung dengan unggas, mewaspadai unggas yang mati mendadak dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belanda Temukan Flu Burung yang Sangat Patogenik

Belanda Temukan Flu Burung yang Sangat Patogenik

News | Minggu, 16 November 2014 | 19:28 WIB

Indonesia, Negara Terbanyak Laporkan Kasus Flu Burung

Indonesia, Negara Terbanyak Laporkan Kasus Flu Burung

Health | Rabu, 18 Juni 2014 | 17:05 WIB

Kemenkes Laporkan Dua Kasus Flu Burung

Kemenkes Laporkan Dua Kasus Flu Burung

Health | Rabu, 18 Juni 2014 | 16:07 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×