Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 22 September 2026 | 14:35 WIB
Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil
Ilustrasi Logo BYD. (Ist)
baca 10 detik
  • BYD menarik 183.211 unit mobil model Tang dan Qin di China akibat masalah pedal rem.
  • Kerusakan komponen pembatas pedal rem membuat lampu kendaraan terus menyala walaupun tidak diinjak.
  • Dealer resmi BYD akan mengganti komponen bermasalah tersebut secara gratis kepada seluruh pemilik kendaraan terdampak.

Suara.com - BYD melakukan penarikan kembali atau recall terhadap lebih dari 180 ribu unit mobil di China karena ditemukan potensi masalah pada komponen pedal rem. Kondisi tersebut dapat membuat lampu rem tetap menyala meski pengemudi tidak sedang menginjak pedal.

Melansir CNEVPost, recall ini mencakup 183.211 unit BYD dari model Tang dan Qin yang diproduksi dalam rentang tahun 2014 hingga 2022.

Masalah dalam recall ini berasal dari brake pedal stopper atau komponen pembatas pada pedal rem. Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat ketidaknormalan material pada sejumlah komponen yang diproduksi dalam batch tertentu.

Dalam penggunaan jangka panjang, komponen tersebut berpotensi mengalami keretakan hingga mengalami penurunan kualitas. Dalam kondisi tertentu, komponen bahkan bisa terlepas sehingga pedal rem tidak bisa kembali ke posisi yang seharusnya. Akibatnya, lampu rem dapat terus menyala meski pengemudi tidak menginjak pedal.

Kondisi tersebut tentu berpotensi memberikan sinyal yang keliru kepada kendaraan lain di belakang dan meningkatkan risiko keselamatan di jalan.

Dari total kendaraan yang terdampak, sebanyak 142.895 unit berasal dari seri BYD Tang. Jumlah tersebut mencakup 58.026 unit Tang yang diproduksi pada 28 Maret 2015 hingga 21 Desember 2018.

Kemudian, terdapat 77.846 unit Tang DM generasi terbaru yang diproduksi pada 19 Mei 2018 hingga 14 Januari 2022, serta 7.023 unit Tang EV generasi terbaru yang dibuat pada 27 Desember 2018 hingga 25 Oktober 2021.

Sementara itu, seri BYD Qin yang terdampak recall mencapai 40.316 unit, dengan periode produksi 27 Juni 2014 hingga 9 Juni 2019.

Sebagai bagian dari program recall, BYD akan meminta dealer resmi mengganti komponen brake pedal stopper yang terdampak dengan komponen yang telah diperbaiki. Penggantian dilakukan secara gratis bagi pemilik kendaraan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hyundai Peringatkan Potensi Invasi Mobil Listrik China di Pasar Otomotif

Hyundai Peringatkan Potensi Invasi Mobil Listrik China di Pasar Otomotif

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 15:10 WIB

Ongkos Jalan Mobil Listrik Polytron vs Mobil Bensin: Sehari Tempuh 50 Km, Setahun Hemat Berapa?

Ongkos Jalan Mobil Listrik Polytron vs Mobil Bensin: Sehari Tempuh 50 Km, Setahun Hemat Berapa?

Otomotif | Minggu, 20 September 2026 | 19:23 WIB

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban

Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 07:36 WIB

Cara Mengetahui Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai HP Android

Cara Mengetahui Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai HP Android

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 07:36 WIB

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:35 WIB

Review Godzilla Minus Zero: Ketika Teror Monster Menjadi Alegori Trauma

Review Godzilla Minus Zero: Ketika Teror Monster Menjadi Alegori Trauma

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 07:30 WIB

Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli di Sidang Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli di Sidang Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:15 WIB

Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan

Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan

Kaltim | Jum'at, 06 November 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Kehidupannya Lebih Baik Mulai 6 November 2026, Banyak Perubahan Positif

4 Shio yang Kehidupannya Lebih Baik Mulai 6 November 2026, Banyak Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 07:04 WIB

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027

Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

PKB Apresiasi Kapolri soal Penanganan Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal Listyo Sigit

PKB Apresiasi Kapolri soal Penanganan Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal Listyo Sigit

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

×