Obat Anti Kebotakan Bisa Bikin Lelaki Disfungsi Seksual

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 03 April 2015 | 18:36 WIB
Obat Anti Kebotakan Bisa Bikin Lelaki Disfungsi Seksual
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa obat yang digunakan untuk mengobati kerontokan pada rambut (kebotakan) memiliki efek samping terhadap disfungsi seksual. Obat rambut rontok itu adalah Finasteride.

Obat rambut rontok untuk laki-laki ini diteliti pertama kali oleh The Northwestern University, mereka menganalisis kualitas dan tingkat keamanan yang dikandungnya dalam sebuah uji klinis.

Finasteride akan menghambat 5alpha, walaupun pengobatannya pada kulit kepala lelaki, namun tak bisa dibantah bahwa hal itu mempengaruhi organ reproduksi laki-laki yakni menghambat produksi hormon testosteron. Lelaki yang menggunakan obat rontok ini mengalami penurunan 70 persen jumlah 5alpha-DHT dalam darah mereka.

"Mungkin saat ini kita harus waspada terhadap jenis obat yang dapat menyembuhkan rambut rontok, karena hasil yang dikeluarkan oleh uji klinis, tidak hanya sekali percobaan, tapi 34 hasil telah menjelaskan bahwa efek samping obat itu memang mempengaruhi disfungsi seksual lelaki," kata peneliti.

Sayangnya, laporan uji klinis tersebut tidak dapat menjawab semua pertanyaan yang pasien ingin tahu lebih lanjut dari Finasteride ini. Misalnya, seberapa aman jika menggunakan obat ini? Seberapa parah efek samping terhadap disfungsi seksual pria? Apakah dapat kembali normal saat lelaki yang mengalami disfungsi seksual akibat obat rontok apabila pemakaian obat dihentikan?

Finasteride awalnya dikembangkan untuk mengobati perkembangan prostat pada lelaki lanjut usia. lelaki yang menggunakan obat ini untuk mengatasi kerontokan rambut biasanya berusia lebih muda dan dosis yang digunakan sekitar seperlima dosis yang digunakan untuk prostat.

Penulis utama studi, Steven Belknap mengatakan bahwa masih ada orang-orang yang menggunakan atau meresepkan obat, dan mereka menganggap itu aman. Tapi ada informasi yang cukup akurat untuk melawan anggapan itu.

Sebanyak 5.704 orang yang dirawat karena kebotakan telah didata secara klinis oleh Northwestern Medicine. Dan semua orang yang dirawat itu menggunakan obat Finasteride sebagai penyembuhan kerontokannya. Hasilnya hanya 31 persen yang menampakan gejala seksual yang buruk.

Dengan demikian, informasi yang tersedia dari uji klinis tidak berlaku untuk sebagian besar orang. Sebagai contoh, beberapa lelaki dengan rambut rontok yang menggunakan Finasteride memiliki diabetes mellitus, tekanan darah tinggi yang mana mereka juga menggunakan obat seperti diuretik/antidepresan yang juga dapat meningkatkan risiko disfungsi seksual.

Mungkin yang perlu kita perhatikan adalah tetap menjaga pola hidup sehat, atau coba menggunakan obat yang alami. Ingat juga, semua obat yang dibuat oleh bahan kimia tentu memiliki efek samping pada tubuh manusia. Keep healthy! (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebotakan Terkait dengan Risiko Kanker Prostat?

Kebotakan Terkait dengan Risiko Kanker Prostat?

Health | Selasa, 16 September 2014 | 19:15 WIB

Stres Kerjaan dan Masalah Pribadi Bisa Sebabkan Kebotakan

Stres Kerjaan dan Masalah Pribadi Bisa Sebabkan Kebotakan

Lifestyle | Senin, 08 September 2014 | 11:44 WIB

Terkini

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

×