Setahun, 10 Perempuan Maluku Meninggal karena Kanker Serviks

Tomi Tresnady

Rabu, 22 April 2015 | 02:28 WIB
Setahun, 10 Perempuan Maluku Meninggal karena Kanker Serviks
Ilustrasi kampanye kanker serviks. (Shutterstock)

Suara.com - Tercatat sedikitnya dalam satu tahun, rata-rata 10 orang perempuan di Maluku meninggal dunia akibat penyakit kanker serviks, kata Gubernur Maluku Said Assagaff.

"Sebelum tahun 2007 tercatat dari 10.000 perempuan di Maluku hanya dua orang yang meninggal akibat penyakit kanker serviks. Setelah itu meningkat menjadi 10 perempuan per tahun," kata Gubernur Said saat pencanangan Gerakan nasional (GN) pencegahan dini kanker serviks di Ambon, Selasa (21/4/2015).

Menurutnya, dibutuhkan kerja sama antar berbagai komponen, instansi teknis terkait, terutama tim penggerak PKK untuk memberikan pemahaman dan advokasi kesehatan kepada kaum perempuan, sehingga dapat menekan peningkatan kasus penyakit yang dikenal dengan kanker leher rahim tersebut.

Pemprov Maluku, kata Gubernur, akan membantu tim penggerak PKK di provinsi tersebut untuk melakukan sosialisasi tentang ciri-ciri dan gejala penyakit yang 99,7 persen disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus) onkogenik tipe 16 dan 18.

Sosialisasi dan advokasi perlu dilakukan sehingga kaum perempuan di provinsi berjuluk Seribu Pulau tersebut dapat mengenali dan mendeteksinya sejak dini, sehingga dapat ditekan penyebarannya.

"Saya berharap Tim penggerak PKK Maluku maupun maupun di 11 kabupaten/kota bisa bekerja sama sehingga dapat menekan penyebaran penyakit ini dapat diatasi dan jumlah penderita dapat menurun drastis dalam lima tahun mendatang," katanya.

Menurutnya, jika semua pihak dapat bekerja bersama dan cepat maka penyakit yang menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker penyebab kematian pada perempuan di dunia tersebut dapat diatasi serta tidak menimbulkan rasa takut kaum perempuan.

Ketua PKK Provinsi Maluku Ny. Retty Assagaff mengatakan pencanangan GN pencegahan dini kanker serviks di daerah ini, merupakan bagian dari gerakan nasional yang dicanangkan oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) selama lima tahun mendatang.

Dikatakan, besarnya resiko kematian akibat kanker di Indonesia, disebabkan akibat terbatasnya pengetahuan masyarakat tentang bahaya kanker, tanda-tanda dini, faktor penyebab dan resiko kanker, cara penanggulangan yang benar serta membiasakan pola hidup sehat.

Usai pencanangan juga dilakukan pemeriksaan penyakit tersebut secara gratis kepada 100 kaum perempuan dengan menggunakan tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA).

Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia.

Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks. Sekitar 8.000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian.

Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks tertinggi di dunia karena penyakit ini muncul seperti musuh dalam selimut. Sulit sekali dideteksi hingga penyakit telah mencapai stadium lanjut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setiap Jam, Satu Perempuan Meninggal Akibat Kanker Serviks

Setiap Jam, Satu Perempuan Meninggal Akibat Kanker Serviks

Health | Sabtu, 04 April 2015 | 11:14 WIB

Lakukan Ini Agar Terhindar dari Infeksi HPV

Lakukan Ini Agar Terhindar dari Infeksi HPV

Health | Rabu, 15 Oktober 2014 | 18:30 WIB

Ini Waktu yang Dibutuhkan HPV Menjadi Kanker Serviks

Ini Waktu yang Dibutuhkan HPV Menjadi Kanker Serviks

Health | Rabu, 15 Oktober 2014 | 13:34 WIB

Terkini

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB