Demi Ilmu Kedokteran, Otak Anak Ini Dibekukan

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 22 April 2015 | 06:35 WIB
Demi Ilmu Kedokteran, Otak Anak Ini Dibekukan
Ilustrasi: Anak-anak. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang balita berusia 2 tahun meninggal karena kanker otak. Orangtua si balita menyumbangkan otak anaknya untuk dibekukan guna kepentingan ilmu pengetahuan.

Orangtua Matheryn Noavaratpong berharap ilmuan bisa menemukan obat penyembuh kanker otak pada balita. Dengan diberikannya otak Matheryn Noavaratpong untuk dibekukan, dia jadi manusia termuda di dunia yang menyumbangkan otaknya.

Matheryn Noavaratpong didiagnosis tumor dengan ukuran 11 cm di otak kirinya pada 2014. Matheryn tidak bangun-bangun dari tidurnya, 19 April lalu.

Majalah online Motherboard melaporkan Matheryn menderita ependymoblastoma atau kanker otak yang menyerang anak. Dokter sudah mengangkat tumor Matheryn. Namun Matheryn divonis koma seumur hidup. Namun Matheryn terbangun setelah seminggu koma.

Ayah Matheryn, Sahatorn Naovaratpong senang. "Matheryn bangun. Dia menanggapi rangsangan, dan mengejutkan semua orang," kata Naovaratpong.

"Kami memutuskan untuk melawan kanker ini," tegasnya.

Setahun Matheryn menjalankan 12 operasi otak, 20 kali kemoterapi dan 20 sesi terapi radiasi. Otaknya kirinya sampai hampir habis. Sebab otaknya terbakar radiasi. Setegah tubuhnya lumpuh.

Namun Matheryn sempat bisa berdiri dan melihat. Dia menggerakkan sisi kanan tubuhnya. Namun itu tidak lama.

November 2014, kanker menyebar ke seluruh otak Matheryn. Otot-otot wajahnya kendur. "Kami harus mempersiapkan diri untuk mengucapkan selamat tinggal," kata ayah Matheryn.

Akhirnya Januari 2015 Matheryn meninggal.

Keluarga langsung menghubungi yayasan medis asal Amerika Serikat, Alcor Life Extension Foundation. Otak Matheryn diekstraksi dan disimpan dalam wadah vakum stainless steel. Di dalamnya diisi dengan nitrogen cair. Tubuhnya pun dimasukkan dalam cryofreeze.

Saat ini tubuh Matheryn ada di Arizona. Orangtuanya berharap medis menemukan obat untuk penyakit kanker pada anak. (inquirer)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Foto Hantu di Belakang Anak Kecil Ini Bikin Merinding

Dua Gadis Cantik Dinobatkan Jadi Kembar Paling Identik di Dunia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tolong, Tumor Ganas Gerogoti Bocah Yatim Ini

Tolong, Tumor Ganas Gerogoti Bocah Yatim Ini

News | Sabtu, 04 April 2015 | 06:27 WIB

Derita Anak Pemulung di Aceh yang Terkena Tumor Ganas

Derita Anak Pemulung di Aceh yang Terkena Tumor Ganas

News | Selasa, 31 Maret 2015 | 16:00 WIB

Ada 100 Belatung Hidup Bersarang di Hidung Kakek Ini

Ada 100 Belatung Hidup Bersarang di Hidung Kakek Ini

News | Sabtu, 28 Maret 2015 | 08:40 WIB

Nenek Tua, Penderita Tumor Wajah di Jember Butuh Bantuan

Nenek Tua, Penderita Tumor Wajah di Jember Butuh Bantuan

Health | Selasa, 24 Maret 2015 | 12:47 WIB

Terkini

Cara Mengenali Tautan Mencurigakan di WhatsApp agar Terhindar dari Penipuan

Cara Mengenali Tautan Mencurigakan di WhatsApp agar Terhindar dari Penipuan

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Buka Situs Muncul Logo Chrome, Segera Tutup!

Buka Situs Muncul Logo Chrome, Segera Tutup!

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:11 WIB

Heboh 247 Kepsek di Inhu Dilantik Belum Dapat SK, Ini Kata Dewan Pendidikan

Heboh 247 Kepsek di Inhu Dilantik Belum Dapat SK, Ini Kata Dewan Pendidikan

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Tidak Ada New York Hari Ini: Saat Tempat Jauh Mengukir Nama yang Tertinggal

Tidak Ada New York Hari Ini: Saat Tempat Jauh Mengukir Nama yang Tertinggal

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Menilik Bukit Jaddih, Pesona Tebing Kapur dan Kolam Bekas Galian di Bangkalan

Menilik Bukit Jaddih, Pesona Tebing Kapur dan Kolam Bekas Galian di Bangkalan

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:00 WIB

68 Ribu UMKM Sudah Pasok Bahan Pangan MBG, Pemerintah Ingin Perluas Keterlibatan

68 Ribu UMKM Sudah Pasok Bahan Pangan MBG, Pemerintah Ingin Perluas Keterlibatan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Beda Viva Sunscreen Foundation dan Special Day Cream: Skincare Under Rp10 Ribu, Ini Review-nya

Beda Viva Sunscreen Foundation dan Special Day Cream: Skincare Under Rp10 Ribu, Ini Review-nya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Jadi Penguhuni Tetap di Level Rp18.000

Rupiah Diramal Jadi Penguhuni Tetap di Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:46 WIB

Baru Rilis, iPhone Duo Sudah Potong Harga, Ini Alasannya!

Baru Rilis, iPhone Duo Sudah Potong Harga, Ini Alasannya!

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:32 WIB

Matinya Tukang Dongeng: Tiga Belas Cerita tentang Kematian dan Rahasia di Baliknya

Matinya Tukang Dongeng: Tiga Belas Cerita tentang Kematian dan Rahasia di Baliknya

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:30 WIB

×