Studi: Telat Berikan MPASI Bisa Picu Kanker Pada Anak

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 01 Mei 2015 | 13:23 WIB
Studi: Telat Berikan MPASI Bisa Picu Kanker Pada Anak
Ilustrasi bayi sedang makan. (Shutterstock)

Suara.com - Manfaat ASI (air susu ibu) bagi pertumbuhan bayi tentu tak perlu diragukan lagi. Tapi ketika sudah masuk masa pemberian MPASI (Makanan Pendamping ASI), para ibu tak boleh menundanya.

Pasalnya sebuah penelitian terkini menunjukan dampak kesehatan pada bayi yang mengalami keterlambatan pemberian makanan padat.

Dalam sebuah penelitan yang dipaparkan dalam American Association for Cancer Research’s Annual Meeting 2015, temuan menunjukkan bahwa bayi yang terlambat mendapatkan makanan padat berisiko lebih tinggi mengalami kanker leukimia limfoblastik akut, salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang anak-anak di Inggris.

"Saya berpikir bahwa pemberian makanan padat bagi bayi sangat penting dan harus diberi pada waktu yang tepat, " kata Jeremy Schraw, peneliti utama dari University of Texas.

Untuk mendapatkan temuan ini Schraw dan rekan-rekannya merekrut 172 anak-anak dari Texas yang didiagnosis menderita kanker leukimia akut dan 344 anak-anak yang sehat. Anak-anak dalam penelitian ini ada yang mendapatkan ASI, susu formula atau kombinasi dari keduanya sebelum mengonsumsi makanan padat.

Anak-anak yang mulai mengonsumsi makanan padat sekitar usia 10 bulan atau lebih dikaitkan dengan risiko empat kali lebih tinggi untuk mengidap kanker Leukimia akut ini dibandingkan dengan mereka yang mulai mengonsumsi makanan padat sejak usia sekitar 8 bulan.

Sementara anak-anak berusia antara 7 dan 9 bulan berisiko tiga kali lebih mungkin untuk mengembangkan kanker jenis ini ketimbang anak-anak yang mulai makanan padat di usia sekitar empat bulan.

Para peneliti dari studi ini berspekulasi bahwa bayi yang diperkenalkan dengan makanan padat di atas usia 6 bulan bisa memiliki efek buruk pada sistem kekebalan tubuh mereka. Anehnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara waktu memulai makanan padat dan risiko kanker leukimia itu tidak terjadi ketika anak memiliki saudara yang lebih tua.

Sebuah studi serupa yang dilakukan oleh tim peneliti yang sama menunjukkan bahwa setiap keterlambatan satu bulan memulai makanan padat dikaitkan dengan risiko 14 persen lebih tinggi untuk kanker leukimia akut ini.

"Menunda pengenalan makanan padat mungkin akan mengganggu perkembangan sistem kekebalan tubuh, sehingga meningkatkan risiko kanker ini, " imbuh Schraw. (Medical Daily)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-Hati, ASI Oplosan Bisa Bahayakan Bayi

Hati-Hati, ASI Oplosan Bisa Bahayakan Bayi

Health | Selasa, 07 April 2015 | 11:40 WIB

Fakta dan Mitos Menyusui (3)

Fakta dan Mitos Menyusui (3)

Lifestyle | Rabu, 01 April 2015 | 12:21 WIB

Fakta dan Mitos Menyusui (1)

Fakta dan Mitos Menyusui (1)

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2015 | 14:17 WIB

Cara Tepat Memberi MPASI Kepada Bayi

Cara Tepat Memberi MPASI Kepada Bayi

Lifestyle | Rabu, 26 November 2014 | 10:44 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×