Fakta dan Mitos Menyusui (3)

Esti Utami Suara.Com
Rabu, 01 April 2015 | 12:21 WIB
Fakta dan Mitos Menyusui (3)
Ilustrasi menyusui (shutterstock)

Banyak mitos yang berkembang terkait ibu menyusui (busui) atau air susu ibu (ASI). Beberapa di antaranya ternyata tak benar dan justru memicu kebingungan di kalangan busui.

Dalam dua artikel sebelumnya kita telah membahas delapan mitos tentang ibu menyusui. Tapi masih ada sejumlah mitos lainnya. Berikut mitos itu sebagaimana dikutip dari foxnews.com.

Mitos # 9: Banyaknya produksi ASI sama dengan jumlah yang dipompa.
"Setiap bayi selalu bisa mendapatkan lebih banyak susu daripada pompa bisa," kata Krista Gray, ahli laktasi dari Anderson. Gray menambahkan, beberapa perempuan dapat memenuhi freezer dengan ASI yang dipompanya, sementara yang lain hanya dapat memompa beberapa ons dan masih memiliki persediaan susu yang kuat. Untuk hasil optimal, ia menyarankan busui untuk memompa di tempat yang sama, di waktu yang sama, dan idealnya dengan bayi di dekatnya.

Mitos # 10: Menyusui bisa mengatur kelahiran.
Dalam banyak budaya tradisional, menyusui digunakan untuk mengatur jarak kelahiran. Meskipun dapat menekan ovulasi, tetapi itu bukanlah hal yang pasti. Hormon progesteron adalah satu-satunya 'pil' yang dianggap aman selama kehamilan.

Mitos # 11: Menyusui akan membuat payudara turun
Jika perempuan lain mengeluh ukuran cup bra mereka mengecil atau payudara mereka mulai melorot setelah mereka berhenti menyusui, jangan terlalu percaya. Karena tidak ada bukti bahwa menyusui bisa memicu hal itu.  "Efek nyata pada jaringan payudara sebenarnya kehamilan dan membangun hingga ASI," kata Anderson.

Mitos # 12: Perempuan yang telah menjalani operasi payudara tak bisa menyusui.
Jika Anda sudah memiliki pengurangan payudara, rekonstruksi, implan payudara atau operasi payudara, masih ada kesempatan bagi Anda untuk menyusui. Tergantung pada jenis operasi yang Anda jalani, karena kelenjar penghasil susu atau jalur dari saluran susu ke puting mungkin ok, jadi coba konsultasikan dengan dokter.

Mitos # 13: Tak boleh minum saat menyusui.
Lupakan metode "pompa dan sampah". Ini bahkan tidak efektif karena jumlah alkohol dalam ASI Anda adalah jumlah yang sama yang ada di aliran darah Anda. Jadi jika Anda ingin satu gelas anggur, susi si kecil dan kemudian menikmati. "Hal yang sama berlaku untuk obat-obatan. Hanya, lebih berhati-hatilah saat menyusui," kata Gray. (foxnews.com)





Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI