7 Penyakit yang Harus Diwaspadai Lelaki

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 23 Mei 2015 | 08:53 WIB
7 Penyakit yang Harus Diwaspadai Lelaki
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Jika seseorang ditanya tentang penyakit apa yang mudah menyerang lelaki? Semua akan menjawab kanker prostat dan testosteron yang rendah. Namun, kedua penyakit itu bukanlah satu-satunya penyakit yang bisa dialami lelaki.

Ada tujuh penyakit yang sebenarnya tidak banyak dialami oleh lelaki, tapi sebagai lelaki perlu mewaspadai sedini mungkin penyakit ini. Apa saja? Berikut uraiannya seperti dilansir laman EverydayHealth:

1. Batu kandung kemih
Menurut S. Adam Ramin, MD seorang urolog dari Los Angeles, California batu kemih adalah penumpukan mineral dalam kandung kemih yang berkembang saat urine sangat terkonsentrasi. Sulit untuk mengetahui penyakit ini, karena gejala yang terasa biasanya akan kita duga sebagai penyakit yang lain. Seperti nyeri di bagian bawah perut, sering nyeri saat buang air kecil, berdarah dan bisa sampai sakit pada penis, katanya.

"Jika dibiarkan terlalu lama batu-batu ini akan memicu penyakit lainnya seperti peningkatan prostat atau batu ginjal," kata Dr Ramin.

Penyakit ini bisa saja sembuh dengan sendirinya untuk kasus yang lebih ringan, tapi bila sudah terlalu parah, maka cara terbaik untuk menyembuhkannya adalah dengan operasi atau cystolitholapaxy, prosedur yang menggunakan gelombang ultrasonik atau laser untuk memecahkan batu dalam kantung kemih.

2. Varikokel
Mirip dengan varises yang terjadi di kaki, varikokel merupakan pembengkakan pembuluh vena terjadi di dalam kantong zakar atau skrotum. Pembengkakan ini akan berkembang secara bertahap menjadi sebuah benjolan lunak. Ukuran benjolan varikokel pun bervariasi, ada yang bisa dilihat secara kasat mata atau justru baru terasa saat diraba.

Biasanya varikokel terjadi pada remaja berusia 15-25 tahun. Penyakit ini mungkin memicu kemandulan karena menurunkan kualitas sperma lelaki, namun tidak semua yang menyandang verikokel akan mandul.

"Kebanyakan lelaki dengan varikokel tidak memiliki gejala dan tidak perlu melakukan pengobatan," katanya.

Meski tanpa gejala, verikokel dapat menyebabkan seorang lelaki merasa sakit teramat dalam, sehingga mempengaruhi kemampuannya saat berhubungan dengan sang isteri.

3. Kanker payudara
Meski kurang dari 1 persen, lelaki juga berisiko mengidap kanker payudara. Seperti perempuan, lelaki juga merasakan adanya benjolan di sekitar payudaranya sehingga harus didiagnosis dengan mamogram.

Faktor risiko yang memicu kanker payudara pada laki-laki antara lain riwayat keluarga, paparan radiasi tinggi, kadar estrogen, dan beberapa faktor genetik lainnya.

4. Hematuria (kencing berdarah)
Meskipun darah dalam urine bisa terjadi karena berbagai alasan, kondisi ini biasa terjadi pada pelari jarak jauh. Alasannya tidak sepenuhnya jelas, namun penyebabnya mungkin terjadi karena keseimbangan cairan dalam tubuh yang terganggu, trauma kandung kemih atau justru sel darah yang terpecah. Ramin menganjurkan para pelari untuk buang air kecil minimal setengah jam sebelum beraktivitas sehingga beberapa cairan tetap berada dalam kandung kemih untuk mencegah trauma di bagian tersebut.

5. Kanker testis
Kanker testis terjadi pada satu dari 263 orang, menurut American Cancer Society. Lelaki yang berisiko mengalami kanker testis biasanya yang memasuki usia 30 tahunan.

Lelaki yang mengidap kanker testis akan merasakan benjolan di bagian intimnya tersebut sehingga harus menjalani operasi pengangkatan benjolan.

6. Binge Eating Disorder (BED)
Binge eating disorder (BED) merupakan sejenis gangguan makan yang memang banyak menyerang kaum lelaki. Penderita BED biasanya akan makan secara berlebihan seperti kehilangan kendali.

Seseorang yang mengalami binge eating disorder akan mengonsumsi makanan dalam jumlah besar dalam waktu yang relatif singkat. Bahkan, ada saatnya mereka tetap makan walaupun tidak merasa
lapar sama sekali. Tak sedikit penderita BED yang harus makan secara sembunyi-sembunyi dan mengaku sedang menjalani diet.

Dengan pola makan yang berlebihan seperti ini, mereka yang mengalami BED bisa terkena penyakit-penyakit sindrom metabolisme seperti perlemakan hati (fatty liver), kolesterol, diabetes dan penyakit jantung koroner.

7. Penyakit peyronie
Saat ereksi bentuk kelamin laki-laki, normalnya akan lurus dan menghadap ke depan. Namun kondisi tertentu bisa membuatnya bengkok ke kanan, kiri, bawah, atau atas, salah satunya adalah peyronie. Kondisi ini terjadi karena adanya pengembangan jaringan parut fibrosa di dalam penis sehingga sangat menyakitkan.

Pada lelaki yang menderita peyronie akan sulit berhubungan seks bahkan untuk sekadar mempertahankan ereksi. Akibatnya, mereka akan didera kecemasan berkepanjangan, karena sulit untuk mencapai ereksi. Berbagai pengobatan bisa dilakukan untuk menyembuhkan peyronie seperti obat suntik, obat oral atau operasi tergantung pilihan individu yang mengidapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sembilan Negara Ini Terkena Wabah Aneh dari Sushi Tuna

Sembilan Negara Ini Terkena Wabah Aneh dari Sushi Tuna

News | Sabtu, 23 Mei 2015 | 07:15 WIB

Ini Cara Turunkan Risiko Radiasi Saat Radioterapi

Ini Cara Turunkan Risiko Radiasi Saat Radioterapi

Health | Jum'at, 22 Mei 2015 | 14:39 WIB

Rutin Orgasme, Lelaki Bisa Terhindar dari Kanker Ini

Rutin Orgasme, Lelaki Bisa Terhindar dari Kanker Ini

Health | Rabu, 20 Mei 2015 | 14:07 WIB

Kasihan, Bocah Ini Berwajah Tua karena Penyakit Langka

Kasihan, Bocah Ini Berwajah Tua karena Penyakit Langka

Health | Selasa, 19 Mei 2015 | 10:20 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×