Malu dan Takut, Alasan Ibu Rumah Tangga Emoh Tes Kanker Serviks

Ardi Mandiri, Firsta Nodia

Minggu, 24 Mei 2015 | 14:11 WIB
Malu dan Takut, Alasan Ibu Rumah Tangga Emoh Tes Kanker Serviks
Ilustrasi kampanye kanker serviks. (Shutterstock)

Suara.com - Minimnya pengetahuan masyarakat Indonesia tentang gejala kanker dan kekhawatiran akan pembiayaan pengobatan yang mahal, membuat mereka enggan melakukan deteksi dini kanker.

Setidaknya alasan itu terungkap saat dilakukannya pemeriksaan IVA (Inspeksi Asam Asetat) gratis yang dilakukan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) saat memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-107 di Rusunawa Tambora, Jakarta Barat, Minggu (24/5/2015).

Salah seorang warga rusunawa, Yati (35) menyebut bahwa dirinya takut diperiksa karena khawatir apabila positif mengidap kanker maka harus mengeluarkan biaya yang tak sedikit.

"Saya mah takut neng. Nanti mahal ngobatinnya. Tapi sih kayaknya sehat-sehat aja Alhamdulillah," ujar ibu dua anak ini kepada Suara.com, di sela-sela rangkaian acara yang digelar IDI.

Berbeda dengan Yati, Atun Nafisah (40) mengaku malu organ intimnya dilihat oleh orang lain yakni dokter dan perawat saat pemeriksaan IVA. Inilah yang membuat dirinya enggan untuk melakukan deteksi dini.

"Ingin sih (diperiksa). Tapi malu, belum siap saya," ucapnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, sebagian warga mengaku senang mendapatkan informasi baru seputar kanker.  Salah satunya Rohayah (28) ibu muda yang baru dikaruniai satu anak ini pun semangat untuk melakukan deteksi dini kanker serviks melalui tes IVA.

"Saya baru tau gejalanya di sini, karena gratis juga tes-nya jadi ikut aja. Buat jaga-jaga juga biar nggak kena kanker," ungkapnya.

Di Indonesia, diperkirakan setiap hari muncul 40-45 kasus kanker di mana, 25 orang meninggal akibat penyakit ini. Padahal jika terdeteksi secara dini, seorang perempuan bisa terhindar dari keganasan kanker dan angka kesembuhannya juga meningkat.

"Kanker itu bisa dicegah keganasannya jika terdeteksi lebih awal. Oleh karena itu kita sosialisasikan ke ratusan ibu-ibu di tempat ini agar jangan malu atau takut memeriksakan dirinya melalui tes IVA. 7 menit saja bisa menyelamatkan nyawa Anda," kata dr Zaenal Abidin, selaku Ketua Pengurus Besar IDI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penderita Kanker Serviks di Indonesia Tertinggi di Dunia

Penderita Kanker Serviks di Indonesia Tertinggi di Dunia

Health | Selasa, 28 April 2015 | 20:25 WIB

4 Dari 1000 Perempuan Riau Terdeteksi Kanker Serviks

4 Dari 1000 Perempuan Riau Terdeteksi Kanker Serviks

Health | Selasa, 28 April 2015 | 13:43 WIB

Setahun, 10 Perempuan Maluku Meninggal karena Kanker Serviks

Setahun, 10 Perempuan Maluku Meninggal karena Kanker Serviks

Health | Rabu, 22 April 2015 | 02:28 WIB

Setiap Jam, Satu Perempuan Meninggal Akibat Kanker Serviks

Setiap Jam, Satu Perempuan Meninggal Akibat Kanker Serviks

Health | Sabtu, 04 April 2015 | 11:14 WIB

Terkini

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM

Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Atasi Kulit Kusam dengan Budget Hemat, Ini 5 Brightening Cleanser 30 Ribuan

Atasi Kulit Kusam dengan Budget Hemat, Ini 5 Brightening Cleanser 30 Ribuan

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi

Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Siapa Bima Setiawan? Adik Eks Kepala BNPB yang Tilap Dana Bantuan untuk Borong Saham

Siapa Bima Setiawan? Adik Eks Kepala BNPB yang Tilap Dana Bantuan untuk Borong Saham

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Perbedaan Flek Hitam Akibat Matahari Vs Bekas Jerawat pada Usia 30 Tahun: Warna Hingga Tekstur

Perbedaan Flek Hitam Akibat Matahari Vs Bekas Jerawat pada Usia 30 Tahun: Warna Hingga Tekstur

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:35 WIB

×