4 Dari 1000 Perempuan Riau Terdeteksi Kanker Serviks

Ririn Indriani

Selasa, 28 April 2015 | 13:43 WIB
4 Dari 1000 Perempuan Riau Terdeteksi Kanker Serviks
Ilustrasi kampanye kanker serviks. (Shutterstock)

Suara.com - Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan empat dari seribu perempuan di Provinsi Kepulauan Riau yang memeriksakan kesehatannya terdeteksi menderita kanker serviks (mulut rahim).  

Ia menambahkan angka penderita kanker mulut rahim di Kepri memang relatif kecil dibanding daerah lain di Indonesia. "Namun, kebanyakan perempuan yang terdeteksi langsung berada dalam stadium tiga dan empat," jelas Tjetjep di Batam, Selasa (28/4/2015).

Bila kanker sudah memasuki stadium tiga hingga empat, maka lanjut dia, sulit disembuhkan. Terkait masalah ini, kata Tjetjep, pemerintah pusat menganggarkan pemeriksaan kanker mulut rahim kepada sekitar 600 perempuan di Kepri, sebagai bagian dari program Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja yang dipimpin istri Presiden Joko Widodo, Iriana Jokowi pada 2015.

Tjetjep mengatakan angka itu masih sangat kecil, sehingga Pemprov Kepri memutuskan menambah jumlah bantuan pemeriksaan kanker serviks gratis hingga 10 kali lipat dari yang dialokasikan pemerintah pusat.

"Pemprov Kepri pada 2015 ini menganggarkan untuk sekitar 6.000 orang perempuan. Kalau hanya 600 orang, dalam beberapa pemeriksaan saja sudah selesai, karena sekali pemeriksaan, bisa 100 orang perempuan," tambahnya.

Pemeriksaan kanker serviks oleh pemerintah menggunakan metode Inspeksi Visual menggunakan Asam Asetat (IVA test). IVA test dinilai lebih baik ketimbang pap smear, karena test dapat dilakukan di fasilitas kesehatan sederhana seperti Puskesmas.

"Bukan papsmear, tapi hasilnya sama dengan pap smear," kata Tjetjep.

Saat ini pihaknya sedang mengupayakan agar seluruh puskesmas di Kepri nantinya mampu melaksanakan tes IVA.

Pemeriksaan kanker serviks sangat penting agar perempuan terhindar dari penyakit berbahaya itu. Semakin cepat kanker terdeteksi maka semakin baik.

Ia berharap dengan program pemeriksaan kanker serviks gratis itu, maka perempuan-perempuan Kepri akan rutin memeriksakan kesehatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setahun, 10 Perempuan Maluku Meninggal karena Kanker Serviks

Setahun, 10 Perempuan Maluku Meninggal karena Kanker Serviks

Health | Rabu, 22 April 2015 | 02:28 WIB

Setiap Jam, Satu Perempuan Meninggal Akibat Kanker Serviks

Setiap Jam, Satu Perempuan Meninggal Akibat Kanker Serviks

Health | Sabtu, 04 April 2015 | 11:14 WIB

Cegah Kanker Serviks dengan Cara Ini

Cegah Kanker Serviks dengan Cara Ini

Health | Senin, 02 Maret 2015 | 06:21 WIB

Vaksin HPV Bisa Mencegah Beberapa Jenis Kanker

Vaksin HPV Bisa Mencegah Beberapa Jenis Kanker

Health | Senin, 16 Februari 2015 | 19:09 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×