Perempuan Ini Meninggal Akibat Amuba Pemakan Otak

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Senin, 06 Juli 2015 | 13:25 WIB
Perempuan Ini Meninggal Akibat Amuba Pemakan Otak
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Hati-hati bagi Anda yang gemar berenang, sebab di air kolam renang maupun air tawar rentan terdapat bakteri atau kuman bahkan amuba berbahaya yang bisa berakibat fatal bagi manusia.

Ini pula yang dialami oleh seorang perempuan berinisial W di California, Amerika Serikat (AS). Ia meninggal setelah otaknya digerogoti amuba.

Seperti yang dilansir Daily Mail, mulanya perempuan itu mengeluh sakit kepala dan muntah. Setelah diselidiki oleh pihak dokter, pasien tersebut ternyata mengalami infeksi otak, karena digerogoti amuba.

Pejabat Departemen Kesehatan California, Richard Johson menjelaskan bahwa mulanya W terbangun dari tidur siang pada 16 Juni lalu dan mengeluh sakit kepala, mual dan muntah. Tak lama berselang, kondisinya semakin memburuk dan ia mengalami serangan jantung hingga meninggal.

Oleh dokter yang menangani, W didiagnosis mengalami Primary Amoebic Meningoencephalitis (PAM), di mana amuba Naegleria Fowleri menggerogoti otaknya sehingga menimbulkan infeksi hingga menyebabkan kematian.

"Perempuan ini terinfeksi amuba yang biasanya ditemukan di tanah, air tawar, atau air kolam renang. Amuba biasanya langsung menyerang jaringan organ," ujar Johson.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa penyakit ini tidak menular, namun tingkat kematian apabila terinfeksi amuba hampir mencapai 100 persen.

"Langkah kami selanjutnya adalah memeriksa lokasi apa saja yang mungkin berisiko sebagai tempat berkembangnya amuba ini," imbuh Johnson.

Beranjak dari kasus tersebut ia mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas dengan air yang tak jelas sumbernya. Johnson juga meyebut bahwa amuba ini menginfeksi manusia melalui mulut dan hidung.

Menurut data dari US Centers for Disease Controls and Prevention, selama 10 tahun terakhir telah ditemukan 35 kasus infeksi amuba di AS. Sebanyak 31 kasus di antaranya terinfeksi usai berenang di kolam renang umum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Penyebab Mata Merah Usai Berenang

Ini Penyebab Mata Merah Usai Berenang

Health | Senin, 29 Juni 2015 | 13:38 WIB

Dahsyatnya Manfaat Air Mata Bagi Kesehatan Anda

Dahsyatnya Manfaat Air Mata Bagi Kesehatan Anda

Health | Senin, 15 Juni 2015 | 13:29 WIB

Tragis, Pengantin Baru Meninggal Oleh Amuba Pemakan Otak

Tragis, Pengantin Baru Meninggal Oleh Amuba Pemakan Otak

News | Selasa, 07 April 2015 | 08:50 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×