Kemenkes Desak YLKI Klarifikasi Temuan Pembalut Klorin

Pebriansyah Ariefana, Firsta Nodia

Rabu, 08 Juli 2015 | 16:42 WIB
Kemenkes Desak YLKI Klarifikasi Temuan Pembalut Klorin
Pembalut yang mengandung zat klorin versi YLKI. (suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Kementerian Kesehatan mendesak Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengklarifikasi temuan sembilan merek pembalut dan 7 pantyliner mengandung zat kimia klorin. Klarifikasi harus lengkap.

Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Maura Linda menjelaskan jenis klorin yang dilarang penggunaannya dalam proses pemutihan bahan baku pembalut adalah gas klorin. Sehingga YLKI perlu mengklarifikasi soal metode pengujiannya.

"Kami menyarankan YLKI untuk memberikan klarifikasi terhadap temuannya dengan metode uji yang digunakan dalam pengujian kadar klorin dan menjelaskan lebih detil wujud dan senyawa kimia dari klorin yang ditemukan," ujar Linda pada konferensi pers di Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Lebih lanjut Linda menjelaskan bahwa kekhawatiran terhadap klorin yang menyebabkan kanker tidak beralasan. Karena semua pembalut yang beredar di pasaran telah memenuhi persyaratan keamanan, mutu dan kemanfaatan. Serta dilakukan pengawasan rutin dan melalui pengujian ulang.

"Sebenarnya klorin itu sering kita temui di kehidupan sehari-hari seperti di air bersih, kolam renang bahkan garam dapur (natrium klorida) mengandung klorin. Tapi yang berbahaya itu gas klorin yang dapat menghasilkan senyawa dioksin yang bersifat karsinogenik," imbuhnya.

Linda juga menegaskan bahwa dalam rentang 2012 hingga pertengahan 2015 belum ditemukan pembalut yang mengandung gas klorin atau tidak memenuhi syarat.

"Kami lakukan uji keseuaian secara berkala terhadap produk pembalut yang beredar. Jika ditemukan produk tak memenuhi syarat tentu kami sudah perintahkan produsen menariknya dari pasaran," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Temuan Klorin di Pembalut dan Pantyliner, Ini Kata Menkes

Soal Temuan Klorin di Pembalut dan Pantyliner, Ini Kata Menkes

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 08:00 WIB

Kemenkes Tegaskan Pembalut yang Beredar di Pasaran Aman Digunakan

Kemenkes Tegaskan Pembalut yang Beredar di Pasaran Aman Digunakan

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 04:54 WIB

YLKI: Produsen Pembalut Berklorin Langgar UU Konsumen

YLKI: Produsen Pembalut Berklorin Langgar UU Konsumen

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2015 | 15:51 WIB

YLKI: Pengawasan Peredaran Beras Plastik Harus Rutin

YLKI: Pengawasan Peredaran Beras Plastik Harus Rutin

News | Sabtu, 23 Mei 2015 | 12:23 WIB

Kemendag: Konsumen Indonesia yang Paham Hak-haknya Cuma Sedikit

Kemendag: Konsumen Indonesia yang Paham Hak-haknya Cuma Sedikit

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2015 | 12:11 WIB

Akan Digugat YLKI karena Beri Rokok, Ini Tanggapan Khofifah

Akan Digugat YLKI karena Beri Rokok, Ini Tanggapan Khofifah

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 16:09 WIB

YLKI: Transjakarta Terbakar Lagi, Kepercayaan Publik Turun

YLKI: Transjakarta Terbakar Lagi, Kepercayaan Publik Turun

News | Minggu, 08 Maret 2015 | 23:18 WIB

YLKI: Kasus Obat Bius Tertukar, Pelanggaran Serius

YLKI: Kasus Obat Bius Tertukar, Pelanggaran Serius

News | Jum'at, 20 Februari 2015 | 17:52 WIB

YLKI: Lion Air Paling Parah Layani Konsumen

YLKI: Lion Air Paling Parah Layani Konsumen

News | Jum'at, 20 Februari 2015 | 13:33 WIB

Cacat Transportasi Penerbangan Indonesia Dibongkar YLKI

Cacat Transportasi Penerbangan Indonesia Dibongkar YLKI

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2015 | 22:29 WIB

Terkini

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

×