Stimulasi Kecerdasan Anak dengan Cara Ini

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 02 Oktober 2015 | 17:11 WIB
Stimulasi Kecerdasan Anak dengan Cara Ini
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap anak terlahir dengan delapan potensi kecerdasan atau disebut dengan multiple intelligences.

Kecerdasan tersebut meliputi word smart, number smart, picture smart, body smart, music smart, people smart, self smart, dan nature smart.

Menurut pakar Multiple Intelligences dari Amerika, Thomas Armstrong, faktor yang mempengaruhi kecerdasan, antara lain genetik atau bawaan dan faktor lingkungan.

"Genetik memang berperan dalam menurunkan kecerdasan kepada anak. Tapi stimulasi yang didapatkan anak sepanjang hidupnya lebih berperan untuk mengembangkan potensi kecerdasan. Ada gen-nya tapi kalau tidak distimulasi atau tidak dilatih tentu tidak akan cemerlang hasilnya," katanya pada temu media bertajuk '#BedaAnakBedaPintar bersama S-26 Procal GOLD' di Jakarta, Kamis (1/10/2015).

Lantas, bagaimana cara tepat menstimulasi anak untuk untuk mengembangkan delapan kecerdasannya? Berikut beberapa tips yang diberika Armstrong untuk para orangtua.

1. Siapkan material untuk menstimulasi kecerdasan anak
Agar kecerdasan yang dimiliki anak menonjol dan beragam, tentu orangtua harus rajin menstimulasinya bahkan sejak dalam kandungan. Misalnya, dengan memperdengarkan musik atau cerita dongeng ketika buah hati masih berada dalam kandungan.

Ketika lahir, anak bisa dikenalkan dengan alat-alat untuk menggambar atau alat musik mainan untuk menstimulasi otak anak. Permainan-permainan yang diberikan harus memiliki tujuan untuk menstimulasi delapan potensi kecerdasan anak.

2. Lakukan bersama anggota keluarga
Stimulasi kecerdasan anak juga sebaiknya dilakukan bersama seluruh anggota keluarga. Anda bisa mengajak buah hati jalan-jalan ke objek wisata alam untuk menstimulasi nature smart-nya.

Di sepanjang perjalanan tentu anak akan banyak melontarkan pertanyaan seputar hal-hal yang ia temui di alam. Orangtua hendaknya mampu menjawab pertanyaan sang anak untuk memenuhi keingintahuannya.

Selain mengajak berwisata, orangtua juga bisa bersama dengan anak bermain scrumble atau monopoli. Intinya, kebersamaan dapat merangsang otak anak merespon hal baru yang ia temui.

3. Luangkan waktu untuk menstimulasi anak
Stimulasi sebaiknya dilakukan oleh orangtua secara langsung. Untuk memenuhi kebutuhan ini, Armstrong mengingatkan agar orangtua menyempatkan waktunya berinteraksi dengan anak yang bisa menstimulasi kecerdasannya.

Ia mencontohkan bahwa orangtua bisa membacakan cerita pada anak sebelum tidur, meniupkan balon untuk dimainkan bersama-sama, atau bernyanyi bersama anak. Intinya sediakan waktu berkualitas untuk dihabiskan bersama anak.

4. Jangan memaksa
Orangtua tentu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Tapi jangan pernah sekali-kali memaksa anak ketika ia menolak melakukan sesuatu. Paksaan akan membuatnya stres dan menghambat perkembangan kecerdasannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated

Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:38 WIB

Agnes Grey: Novel Klasik yang Mengkritik Pola Asuh dan Kelas Sosial

Agnes Grey: Novel Klasik yang Mengkritik Pola Asuh dan Kelas Sosial

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:00 WIB

Masa Bayi adalah Periode Emas, Begini Cara Mendukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Masa Bayi adalah Periode Emas, Begini Cara Mendukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 09:11 WIB

Ulasan Aku Sebelum Aku: Tamparan Keras untuk Pola Asuh Orang Tua yang Egois

Ulasan Aku Sebelum Aku: Tamparan Keras untuk Pola Asuh Orang Tua yang Egois

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Mengakhiri Warisan Luka dalam Pola Asuh Anak Perempuan

Mengakhiri Warisan Luka dalam Pola Asuh Anak Perempuan

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif

Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:17 WIB

Bukan Sekadar Nutrisi: Rahasia Sukses MPASI Tanpa Drama dengan Metode 'Mindful Feeding'

Bukan Sekadar Nutrisi: Rahasia Sukses MPASI Tanpa Drama dengan Metode 'Mindful Feeding'

Lifestyle | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:50 WIB

Kenapa Istirahat Laki-laki Dianggap Kebutuhan, Tapi Bagi Perempuan Itu Kemewahan?

Kenapa Istirahat Laki-laki Dianggap Kebutuhan, Tapi Bagi Perempuan Itu Kemewahan?

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 15:21 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×