Penggunaan Masker Bedah untuk Asap, Ini Penjelasan Kemenkes

Suwarjono | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 13 Oktober 2015 | 06:09 WIB
Penggunaan Masker Bedah untuk Asap, Ini Penjelasan Kemenkes
Artis Melawan Asap

Suara.com - Akhir-akhir ini, perdebatan mengenai efektivitas masker N95 dengan masker biasa untuk menyaring partikel asap bencana kebakaran hutan ramai di media sosial. Sebagian besar warga yang terkena dampak asap mengeluhkan manfaat masker bedah biasa karena dianggap tak efektif.

Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan, Ahmad Yurianto menjelaskan bahwa Kemeterian Kesehatan bukan tak mau memberikan bantuan masker N95 kepada warga yang terkena dampak akibat kabut asap. Namun masker N95 sendiri tidak diproduksi di Indonesia dan masih diimpor dari negara lain.

"Kita nyari masker N95 masih inden dari negara lain. Karena di Indonesia tidak ada yang bikin masker itu. Datang 2000 pcs kita kirim ke daerah yang membutuhkan, 3000 pcs datang langsung kirim," ujar Ahmad pada temu media di Jakarta, Senin (12/10/2015).

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa umumnya, masker ini digunakan para petugas laboratorium yang bersentuhan langsung dengan zat-zat kimia beracun atau petugas medis yang berinteraksi langsung dengan pasien yang mengidap infeksi menular.

"Oleh karena itu tidak dibutuhkan dalam jumlah banyak," imbuhnya.

Saat ini pihaknya bahkan telah meminta WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia untuk membantu menyediakan 8000 masker N95. Namun sembari menunggu, bukan berarti masyarakat tidak perlu memakai masker bedah (biasa) yang telah dibagikan di tiap daerah.

"Masker N95 atau masker bedah sama-sama memiliki manfaat untuk menyaring partikel asap. Tapi memang kalau bicara efektivitas, N95 lebih efektif. Tetapi kemudian apa harus nunggu N95 lalu gak usah pake masker?" ujarnya.

Sementara itu dokter spesialis Paru dari RS  Persahabatan, Agus Dwi Susanto mengatakan bahwa penggunaan masker N95 yang salah juga bisa mempengaruhi kemampuan penyaringan. Dalam artian, teknik dan cara penggunaan masker ini harus diperhatikan.

"Jika penggunaannya tidak tepat maka manfaatnya hampir sama dengan penggunaan masker bedah biasa," ujarnya di kesempatan yang sama.

Oleh karena itu, Ia mengimbau agar masyarakat tetap menggunakan masker bedah (biasa) yang telah dibagikan serta melakukan upaya pencegahan primer lainnya, seperti menjalani pola hidup sehat.

"Masker menjadi hal utama tapi jika pencegahan lain tidak dilakukan, hasil juga tak akan optimal. Pakailah masker, apapun jenisnya dan tingkatkan sistem kekebalan tubuh," kata dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabut Asap Palembang - Jambi Makin Parah, Ini Penyebab dan Dampaknya Bagi 760 Ribu Siswa

Kabut Asap Palembang - Jambi Makin Parah, Ini Penyebab dan Dampaknya Bagi 760 Ribu Siswa

Lifestyle | Selasa, 03 Oktober 2023 | 14:53 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB