Udara di Banjarmasin Tidak Sehat

Ardi Mandiri | Suara.com

Jum'at, 23 Oktober 2015 | 03:31 WIB
Udara di Banjarmasin Tidak Sehat
Ilustrasi suhu udara. (Shutterstocks)

Suara.com - Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Hamdi mengakui bahwa kondisi udara di wilayah ibukota provinsi tersebut kini sudah benar-benar tak sehat.

"Bukan saja karena asap kendaraan bermotor, debu karena padatnya arus lalu-lintas, dan sekarang malah di tambah serbuan asap akibat kebakaran lahan hutan dan semak belukar," kata Hamdi seusai menerima tamu dari BLHD Serang banteng, di Balaikota Banjarmasin, Kamis.

Menurut Hamdi, batas partikel debu udara idealnya 230 miligram per liter, namun sekarang sudah jauh di atas ambang batas yakni mencapai 500 miligram per liter.

Dengan kondisi udara sejelek itu dampaknya tentu mengkhawatirkan terhadap kesehatan, khususnya berjangkitnya infeksi saluran bagian atas (Ispa) atau penyakit asma, karena itu di anjurkan kepada warga kalau tidak terlalu penting lebih baik tinggal di dalam rumah ketimbang harus berkeluyuran di luaran, apalagi jika menggunakan sepeda motor.

Kalau memang harus berpergian juga maka hendaknya di anjurkan harus menggunakan masker yang standar, agat partikel debu tersebut tidak sampai terhirup ke dalam rubuh katanya.

Menyinggung kunjungan BLHD Serang tersebut, disebutkannya ingin belajar berbagai penangan soallingkungan yang dikhususkan pengeloaan bank sampah, mengingat perkembangan bank sampah di kota Banjarmasin sudah dinilai membanggakan dengan jumlah 117 buah, sementara di Serang masih terbilang belasan buah saja.

Selain itu, mereka BLHD Serang juga tertarik penanganan limbah rumah tangga ke sungai, mereka lebih menangani limbah industri yang terdapat 600 buah indsurti di sana.

Disebut Hamdi, bahwa penanganan limbah di Banjarmasin dilakukan Perusahaan Daerah (PD) Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) yang jumlahnya pelanggannya terus meningkat, dan pemeliharaan sungai di kota ini juga banyak melibatkan masyarakat, terutama komunitas Masyarakat Peduli Sungai (Melingai). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

8 Tips Menghadapi Cuaca Panas Ekstrem agar Tak Dehidrasi

8 Tips Menghadapi Cuaca Panas Ekstrem agar Tak Dehidrasi

Lifestyle | Rabu, 24 Juli 2024 | 11:13 WIB

Daur Ulang Ban Bekas Jadi Rooftop Ramah Lingkungan, Kok bisa?

Daur Ulang Ban Bekas Jadi Rooftop Ramah Lingkungan, Kok bisa?

Video | Selasa, 13 Februari 2024 | 08:00 WIB

Ahli Sebut 2023 Jadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah, Ketahui Tips Jaga Kesehatan Saat Panas Ekstrem

Ahli Sebut 2023 Jadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah, Ketahui Tips Jaga Kesehatan Saat Panas Ekstrem

Health | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 11:48 WIB

3 Alasan Kenapa AC Harus Rutin Dibersihkan, Tak Cuma Lebih Awet!

3 Alasan Kenapa AC Harus Rutin Dibersihkan, Tak Cuma Lebih Awet!

Your Say | Minggu, 25 Juni 2023 | 12:58 WIB

7 Bahan dan Makanan Ini Bisa Membantu Melawan Flu, Ayo Berjaga-jaga!

7 Bahan dan Makanan Ini Bisa Membantu Melawan Flu, Ayo Berjaga-jaga!

Your Say | Senin, 12 Desember 2022 | 09:38 WIB

Kekeringan Terburuk Landa Eropa dalam Satu Dekade Terakhir

Kekeringan Terburuk Landa Eropa dalam Satu Dekade Terakhir

Video | Kamis, 01 September 2022 | 11:00 WIB

Serangan Panas Ekstrem di Qatar Buat Ratusan Pekerja Migran Meninggal

Serangan Panas Ekstrem di Qatar Buat Ratusan Pekerja Migran Meninggal

Video | Kamis, 16 Juni 2022 | 11:05 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB