Patah Tulang, Bolehkah Dipijat?

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 18 November 2015 | 16:58 WIB
Patah Tulang, Bolehkah Dipijat?
Ilustrasi cedera tulang. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa kasus kecelakaan dapat mengakibatkan korban mengalami patah tulang. Tak jarang penanganan oleh tim medis mengharuskan pasien menjalani tindakan operasi yang rumit dan menelan biaya besar.

Hal inilah yang membuat masyarakat lebih memilih mendatangi panti pijat khusus patah tulang ketimbang memercayakan perawatannya ke dokter. Lantas, apakah tindakan ini efektif mengembalikan kondisi tulang yang patah?

Dokter Wahyuni Dian Purwati, SpEM dari RS Siloam Hospital Kebon Jeruk menjelaskan, sebenarnya tak semua kasus patah tulang akibat kecelakaan harus dioperasi.

"Sebenarnya nggak perlu diapa-apain, tulang akan nempel dengan sendirinya. Cuman butuh waktu lama, sehingga butuh tindakan medis," ujarnya pada temu media di RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta, Rabu (18/11/2015).

Menurut Wahyuni, tindakan yang dilakukan dukun pijat pada dasarnya adalah mendekatkan posisi tulang yang patah sehingga dapat menempel kembali. Namun tak semua kasus bisa aman ditangani oleh dukun pijat.

"Kalau patahnya agak remuk sebaiknya jangan dipijat. Karena nanti remukannya yang berukuran kecil tidak terserap sehingga jika terjadi cedera lagi bisa mudah putus kembali sambungannya," imbuhnya.

Untuk kasus kecelakaan yang mengakibatkan patah tulang, ia menyarankan agar pasien menjalani pemeriksaan terlebih dahulu, agar mendapat diagnosis yang tepat.

"Sebanyak 80 persen korban kecelakaan mengalami gangguan pada kulit, otot dan tulangnya. Kami mengimbau diperiksakan dulu ke rumah sakit, rontgen dulu ada patah atau tidak. Baru dari situ diketahui penanganan apa yang tepat diberikan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Konsumsi Makanan Ini buat Tulang Lebih Sehat

Konsumsi Makanan Ini buat Tulang Lebih Sehat

Health | Minggu, 12 Oktober 2014 | 14:15 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB