Studi: Semakin Besar Tubuh, Semakin Banyak Jumlah Sperma

Liberty Jemadu Suara.Com
Minggu, 22 November 2015 | 07:19 WIB
Studi: Semakin Besar Tubuh, Semakin Banyak Jumlah Sperma
Ilustrasi sperma (Shutterstock).

Suara.com - Dunia pengetahuan sejak lama telah mengatahui bahwa semakin kecil tubuh seekor binatang, maka semakin panjang sperma yang dimilikinya. Contohnya pada lalat buah, binatang dengan sperma terpanjang di dunia. Panjang sperma serangga itu 20 kali lebih panjang dari tubuhnya sendiri dan 1.000 kali lebih panjang dari sperma manusia.

Tetapi dalam sebuah studi terbaru yang diterbitkan 18 November di jurnal Proceedings of the Royal Society B, para ilmuwan menemukan sebuah wawasan baru. Semakin besar tubuh seekor binatang, maka semakin banyak sperma yang dimilikinya.

Seekor tikus, ketika ejakulasi, bisa menyemprotkan 9,5 juta sperma, yang setiap selnya sepanjang 124 micrometer, sementara seekor gajah bisa menyemprotkan 200 miliar sperma saat ejakulasi.

Menurut para ilmuwan, jumlah dan ukuran sperma ini sangat berkaitan dengan persaingan pejantan dalam membuahi betina, terutama bagi binatang yang betinanya biasa berhubungan seksual dengan banyak pejantan.

Bagi binatang kecil, sperma berukuran besar akan lebih unggul ketika bersaing dengan sperman pejantan lain. Sementara bagi binatang besar, jumlah sperma yang lebih banyak menjaga agar peluangnya untuk membuahi betina tetap besar.

Sperma sendiri memiliki bentuk dan panjang berbeda-beda pada setiap binatang. Biasanya sperma memiliki panjang 30 micrometer (0,03 milimeter) hingga 350 micrometer. Tetapi lalat buah (Drosophila bifurca) terkenal memiliki sperma sepanjang 5,8 sentimeter.

Para ilmuwan mengatakan mereka menduga bahwa ukuran dan jumlah sperma pada binatang yang berbeda berdasarkan ukuran tubuh itu berhubungan dengan ukuran saluran reproduksi betina.

"Karena gajah lebih besar dari tikus, maka spermanya punya risiko lebih besar untuk hilang dalam perjalanan di saluran reproduksi betina," kata Stefan Luepold dari Univesity of Zurich, Swiss, salah satu peneliti dalam riset tersebut.

"Dengan kata lain, jumlah sperma lebih penting bagi gajah ketimbang ukurannya," lanjut dia.

Sebaliknya, tambah Luepold, bagi binatang kecil jumlah tak berpengaruh karena saluran reproduksi betina juga berukuran kecil dan pendek. Karenanya sperma yang panjang dan bisa berenang lebih cepat lebih menguntungkan bagi binatang kecil. (Phys.org)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI